RADAR MALIOBORO - Generasi Z si pecinta perjalanan.
Mereka adalah orang-orang yang gemar melakukan perjalanan dan memiliki hasrat kuat untuk menjelajahi dunia.
Dalam kamus Generasi Z selalu ada daftar liburan, mereka menolak ajakan kesibukan duniawi selain berlibur.
Hal ini tentunya terjadi karena Generasi Z yang cenderung peduli akan kesehatan mental, jadi refreshing masuk ke dalam daftar wajib dalam menjalani kehidupan.
Tipe-tipe liburan tentunya berbeda pada setiap orang, hal ini bersifat subjektif, tidak bisa disama-samakan.
Menjelajahi pemikiran Generasi Z, mereka memiliki tipe berlibur yang unik, cenderung tidak terstruktur atau tidak membuat daftar liburan terlebih dahulu.
1. Liburan yang Spontan
Melalui temuan hasil pendataan pemesanan kamar hotel, generasi Z melakukan liburan tidak terencana, spontan saja menuju tempat wisata.
Hal ini berkesinambungan dengan kebiasaan generasi z yang dapat mengungkapkan pemikiran mereka dengan begitu saja atau spontan.
2. Sumber Informasi: Media Sosial
Saat ini informasi semakin masif, salah satunya dilatarbelakangi dengan adanya perkembangan media yang digunakan.
Generasi Z berada di situasi seperti ini, sehingga tidak jarang lini kehidupan mereka berada di lingkaran media internet.
Untuk mendapatkan informasi liburan, generasi Z akan memanfaatkan media sosial, misalnya mencari rekomendasi tempat kekinian atau hidden gam melalui TikTok.
3. Solo Traveling
Me Time biasanya menjadi alasan mengapa generasi Z gemar berwisata sendirian.
Dengan bepergian sendiri, mereka lebih bisa mengenal diri mereka, dan menemukan ketenangan.
Solo Traveling menjadi cara generasi Z untuk keluar dari zona nyaman mereka yang dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru.
4. Pecinta Alam
Generasi Z cenderung menikmati kesederhanaan dari keasrian alam semesta, karena mereka menganggap hal ini diperlukan usai harus berkutat dengan teknologi yang masif.
Pesatnya informasi tentu menimbulkan kejenuhan, generasi Z adalah orang-orang yang sangat sering berdampingan dengan teknologi, oleh sebab itu tempat liburan yang mereka targetkan bisanya wisata alam.
5. Wisata Unik
Generasi Z dapat dikatakan sebagai generasi yang unik karena selain sering melakukan liburan secara spontan, generasi Z dapat menemukan cara berwisata yang berbeda atau unik.
Misalnya mereka hanya perlu menghabiskan waktu liburan dengan santai-santai di rumah sambil mengobrol dengan orang terdekat yang dapat disebut Quality Time.
Adapun wisata unik lainnya adalah melakukan wisata horor atau menantang diri untuk mengunjungi tempat kuliner yang sebelumnya jarang ditemukan.
Mereka mungkin menjadi generasi yang paling mengutamakan waktu libur demi memberikan kenyamanan pada kesehatan mental, serta sangat dekat dengan perkembangan teknologi.
Meski senang berselancar di media sosial, bukan berarti generasi Z akan terbuka mengenai kehidupan mereka di media sosia, karena mereka adalah orang-orang yang cenderung mengutamakan batasan.
(Marina Juliana; berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin