RADAR MALIOBORO – Ribuan lampion akan kembali menghiasi langit Jogja dalam acara Lanterne Festival de Paris 2025 yang akan digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Kawasan Pantai Parangtritis, Yogyakarta.
Festival cahaya ini diproyeksikan menjadi salah satu perayaan budaya paling meriah di penghujung tahun, dengan konsep penerbangan lampion harapan oleh ribuan peserta.
Tiket early bird festival telah dibuka sejak awal Agustus, dan hari ini, Senin (5/8/2025), menjadi hari terakhir masa promo harga spesial. Tiket tersedia dalam tiga kategori, yakni Single seharga Rp 110 ribu (1 orang tanpa lampion), Couple seharga Rp 297 ribu (2 orang + 1 lampion), dan Family seharga Rp 605 ribu (5 orang + 1 lampion). Harga belum termasuk tiket masuk kawasan wisata (TPR) dan sudah termasuk pajak.
“Festival ini bukan hanya soal visualisasi indah dari lampion-lampion yang diterbangkan, tapi juga tentang makna. Setiap lampion membawa harapan, doa, dan cinta dari orang-orang yang menerbangkannya,” tulis panitia dalam unggahan promosi mereka di media sosial.
Selain penerbangan lampion, festival ini juga menyuguhkan pertunjukan musik akustik, bazar kuliner lokal, dan berbagai spot foto tematik. Pengunjung dapat menuliskan harapan mereka secara langsung pada lampion yang nantinya diterbangkan bersama ribuan lainnya ke langit malam Parangtritis.
Acara ini juga akan melibatkan puluhan pelaku UMKM dari wilayah Bantul dan sekitarnya untuk ikut serta dalam bazar festival. Hal ini menjadi upaya penyelenggara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal di tengah iklim pariwisata yang semakin dinamis.
Rina Widyastuti, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, menyambut positif agenda ini sebagai bentuk promosi wisata berbasis budaya dan partisipasi publik. “Pariwisata Jogja tidak hanya tentang destinasi, tapi juga tentang pengalaman. Festival lampion seperti ini sangat potensial menjadi daya tarik yang membekas di hati wisatawan,” ujarnya.
Festival ini rencananya akan dimulai pada pukul 16.00 WIB dan mencapai puncaknya saat penerbangan massal 1.000 lampion pada pukul 20.00 WIB. Penyelenggara menargetkan kehadiran lebih dari 10.000 pengunjung dari dalam dan luar daerah.
Rizky Aditya, salah satu peserta tahun lalu, mengaku tidak sabar menanti edisi 2025. “Tahun lalu saya datang berdua dengan pasangan. Momen menerbangkan lampion bareng itu benar-benar berkesan dan romantis. Tahun ini kami ajak keluarga besar,” ungkapnya.
Dengan semangat budaya, harapan, dan kolaborasi komunitas, Lanterne Festival de Paris 2025 tidak hanya menjadi perayaan cahaya, tetapi juga simbol persatuan, refleksi, dan semangat baru untuk Jogja.
Melansir dari: Akun resmi Poster dan promosi resmi Lanterne Festival de Paris 2025
Sumber berita: Keterangan resmi panitia Lanterne Festival de Paris 2025 dan berbagai sumber
(Qurata Ayun)
Editor : Iwa Ikhwanudin