Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ullen Sentalu, Museum Seni Rupa yang Menyimpan Pesona Budaya Jawa

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:06 WIB
Ilustrasi Ullen Sentalu, Museum Seni Rupa yang Menyimpan Pesona Budaya Jawa. (Pinterest)
Ilustrasi Ullen Sentalu, Museum Seni Rupa yang Menyimpan Pesona Budaya Jawa. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO — Di lereng sejuk Kaliurang, Sleman, berdiri Museum Ullen Sentalu, salah satu destinasi budaya paling ikonik di Yogyakarta. Museum ini bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi ruang hidup yang memamerkan keindahan seni rupa, budaya, dan kisah kerajaan-kerajaan Jawa yang sarat makna.

Kilas balik Museum Ullen Sentalu bermula pada tahun 1990-an dari gagasan Keluarga Haryono, bangsawan Keraton Yogyakarta yang memiliki hubungan erat dengan Keraton Surakarta. Keluarga ini memiliki tekad kuat untuk melestarikan warisan budaya yang bernilai adi luhung. Gagasan tersebut mendapat dukungan penuh dari para pewaris Mataram Islam.

Seperti Pakubuwono XII, Paku Alam VIII, serta tokoh-tokoh lainnya, termasuk Hartini Soekarno. Nama "Ullen Sentalu" sendiri merupakan akronim dari falsafah Jawa "Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku," yang berarti "terang adalah penuntun jalan kehidupan."

Museum Ullen Sentalu menampilkan beragam koleksi seni rupa yang menggambarkan kehidupan bangsawan Mataram dan keturunan kerajaan Jawa lainnya. Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan lukisan potret raja, permaisuri, dan putri keraton, lengkap dengan kisah di balik tiap karya.

Salah satu daya tarik utama dari museum ini adalah koleksi bersejarahnya yang sangat lengkap dan unik. Museum Ullen Sentalu memiliki ruang-ruang khusus yang menampilkan berbagai koleksi, seperti:

* Ruang Seni Tari dan Gamelan yang memamerkan seperangkat gamelan dari Kasultanan Yogyakarta.

* Guwa Sela Giri, lorong bawah tanah yang berisi lukisan dan dokumentasi tokoh-tokoh penting Kerajaan Mataram.

* Kampung Kambang, ruang-ruang labirin di atas kolam yang memamerkan kain batik vorstenlanden, lukisan, hingga aksesori milik Ratu Mas.

* Koleksi arca Hindu-Buddha, karya sastra kuno, hingga kisah politik dan ekonomi masa Mataram Islam.

Baca Juga: Manisan Segitiga Emas: Resep Lupis Ketan dengan Saus Kinca Kelapa Aromatik

Bangunan museum yang berpadu antara gaya kolonial dan arsitektur tradisional Jawa menambah kesan mistis sekaligus megah. Setiap ruang diatur dengan pencahayaan lembut dan narasi pemandu yang mendalam, membuat pengunjung merasa seolah sedang melakukan perjalanan waktu ke masa lalu.

Museum Ullen Sentalu berlokasi di Jalan Boyong Kaliurang, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Museum buka setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB, dan tutup setiap hari Senin. Harga tiket masuk bervariasi, yaitu Rp 10.000 untuk pelajar, Rp 20.000 untuk dewasa atau umum, dan Rp 36.000 untuk wisatawan mancanegara

Selain tiket reguler, tersedia juga dua pilihan tur khusus, yaitu Tur Adiluhung Mataram dengan biaya Rp 50.000 dan Tur Vorstenlanden seharga Rp 100.000.

Seluruh harga tiket sudah termasuk layanan pemandu wisata yang akan menjelaskan secara mendalam setiap koleksi dan cerita sejarah di dalam museum.

Mengunjungi Museum Ullen Sentalu bukan hanya menikmati seni rupa, tapi juga menyelami nilai-nilai luhur budaya Jawa yang masih hidup hingga kini. Sebuah perjalanan yang menghangatkan jiwa dan memperluas wawasan budaya.

(Dela Apriyanti) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Ullen Sentalu #museum #kaliurang