Museum ini memajang lebih dari 300 koleksi alat transportasi, dari yang tradisional hingga modern, dari berbagai penjuru dunia.
Dibuka sejak tahun 2014, museum ini bukan sekadar pameran kendaraan, melainkan sebuah destinasi edutainment yang membawa pengunjung melakukan perjalanan waktu dan menjelajahi berbagai kota ikonik di dunia.
Museum Angkut ini juga merupakan salah satu ikon yang paling menarik perhatian masyarakat Jawa Timur. Wisata satu ini terletak di di Kota Batu, Malang serta pertama kali buka di tahun 2014.
Daya tarik utama Museum Angkut terletak pada penataan koleksinya yang artistik dalam zona-zona tematik.
Pengunjung diajak merasakan pengalaman seolah-olah sedang berada di lokasi asli kendaraan tersebut.
Beberapa zona yang paling populer di Museum Angkut, antara lain:
• Zona Eropa: Pengunjung bisa berfoto dengan latar replika Menara Eiffel atau Istana Buckingham Palace sambil melihat koleksi mobil klasik terkenal dari Inggris, Prancis, hingga Jerman.
• Zona Gangster Town & Broadway Street: Dengan nuansa jalanan Amerika di era 1940-an, zona ini menampilkan mobil-mobil yang sering muncul di film-film gangster klasik, seperti Cadillac dan Lincoln.
• Zona Sunda Kelapa & Batavia: Mengajak pengunjung bernostalgia ke masa kolonial di Jakarta, lengkap dengan replika Pelabuhan Sunda Kelapa, delman, becak, hingga oplet legendaris.
• Zona Edukasi: Menghadirkan pameran interaktif yang menjelaskan sejarah dan perkembangan teknologi transportasi, termasuk mobil dinas Presiden Soekarno, Chrysler Windsor Deluxe tahun 1952.
• Pasar Apung Nusantara: Zona terakhir yang menawarkan pengalaman kuliner dan belanja oleh-oleh khas daerah-daerah di Indonesia, di mana pengunjung bahkan bisa berkeliling dengan perahu kecil.
Di Museum Angkut juga menawarkan pengunjung untuk bisa menyaksikan pertunjukan aksi menegangkan seperti Man On Fire, atau menjajal wahana interaktif seperti Flight Simulator di area Runway 27, yang memberikan sensasi menjadi pilot sungguhan.
Dengan konsepnya yang unik, Museum Angkut berhasil menjadi magnet wisata yang tak hanya menarik pecinta otomotif, tetapi juga wisatawan umum yang mencari spot foto Instagramable dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Destinasi ini membuktikan bahwa sejarah dan ilmu pengetahuan dapat dikemas dengan cara yang sangat kreatif dan menghibur.
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani