Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Gunung Bulusaraung, Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR di Sulawesi Selatan

Magang Radar Malioboro • Senin, 19 Januari 2026 | 13:56 WIB
Pemandangan puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. (Instagram/@julianti_pd)
Pemandangan puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. (Instagram/@julianti_pd)

RADAR MALIOBORO - Gunung Bulusaraung menjadi perhatian publik setelah pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di kawasan puncak bukit ini pada Minggu (18/1/2026). Operasi pencarian dilakukan oleh Basarnas di medan pegunungan yang terjal dan berkabut.

Gunung Bulusaraung berada di perbatasan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Gunung ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, memiliki ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut, dan dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di Sulawesi Selatan.

Gunung Bulusaraung hanya memiliki satu jalur pendakian resmi, yaitu melalui Desa Tompobulu. Jalur ini melewati kawasan hutan karst dengan vegetasi rapat dan medan berbatu. Terdapat sembilan pos pendakian sebelum mencapai puncak, dengan Pos 9 kerap dijadikan lokasi berkemah oleh pendaki sebelum summit attack.

Jarak tempuh dari pos registrasi hingga puncak sekitar 3 kilometer dengan estimasi waktu pendakian 2 hingga 3 jam, tergantung kondisi fisik pendaki dan cuaca. Semakin menuju puncak, jalurnya akan semakin terbuka dan berbatu.

Berdasarkan informasi resmi pengelola Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang berlaku sejak 1 Januari 2025, tarif masuk dan pendakian Gunung Bulusaraung dibedakan berdasarkan hari kunjungan dan kategori pengunjung.

Hari biasa (weekday):
• Wisatawan nusantara dewasa: Rp44.500 per orang
• Wisatawan nusantara pelajar/mahasiswa: Rp39.000 per orang
• Wisatawan mancanegara: Rp225.000 per orang
• Rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 5 orang): Rp34.000 per orang

Hari libur (weekend dan hari besar):
• Wisatawan nusantara dewasa: Rp49.500 per orang
• Wisatawan nusantara pelajar/mahasiswa: Rp44.000 per orang
• Wisatawan mancanegara: Rp225.000 per orang
• Rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 5 orang): Rp36.500 per orang

Tarif tersebut sudah mencakup tiket masuk kawasan konservasi, pendakian, serta pungutan resmi non-pajak (PNBP) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024. Pembelian tiket hanya dapat dilakukan di Pusat Informasi Bulusaraung, Desa Tompobulu, sebagai satu-satunya jalur pendakian resmi.

Menariknya, Gunung Bulusaraung juga dikenal sebagai habitat berbagai jenis kupu-kupu dan satwa liar seperti kera dan musang. Dari puncak, pendaki disuguhi panorama hamparan Karst Kabupaten Maros dan Pangkep, sebagai salah satu kawasan karst terluas di dunia.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pesawat jatuh #Pesawat ATR Hilang Kontak #maros #Gunung Bulusaraung Maros #ATR #gunung bulusaraung