Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Sebanyak 92% Orang Indonesia Belum Pernah ke Luar Negeri, Survei Pew Research Ungkap Fakta Mengejutkan

Iwa Ikhwanudin • Senin, 25 Mei 2026 | 13:02 WIB
Ilustrasi traveling. (shutterstock)
Ilustrasi traveling. (shutterstock)

Yogyakarta – Mayoritas masyarakat Indonesia ternyata belum pernah melangkahkan kaki ke luar negeri.

Data terbaru dari Pew Research Center tahun 2023 menunjukkan 92 persen warga Indonesia melaporkan tidak pernah bepergian ke luar negeri, salah satu angka tertinggi di dunia.

Dengan populasi mencapai 285 juta jiwa, hanya sekitar 3 persen yang memiliki paspor.

Hal ini sejalan dengan kondisi ekonomi Indonesia, di mana PDB per kapita berada di kisaran 5.000 USD, ditambah nilai tukar rupiah yang lemah serta persyaratan visa yang ketat ke banyak negara.

Baca Juga: Sukses KLIC Fest, Bukti Pemkab Klaten Mampu Hadirkan Event Internasioanl Berkualitas

Faktor-faktor ini membuat liburan internasional masih menjadi mimpi bagi sebagian besar masyarakat.

Meski demikian, Indonesia tidak kekurangan destinasi wisata.

Negeri dengan 17.000 pulau ini mencatat lebih dari 1 miliar perjalanan domestik sepanjang tahun lalu.

Dari Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis di Yogyakarta, hingga keindahan Bali, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat, wisata lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Astra Motor Yogyakarta dan Desa Wisata Krebet Melalui Media Tour

Banyak warganet di media sosial Jogja dan sekitarnya menyambut hasil survei ini dengan beragam respons.

Sebagian merasa iri melihat pejabat atau selebriti yang kerap melancong ke luar negeri, namun tak sedikit pula yang bangga dengan kekayaan alam dan budaya Tanah Air.

“Lebih baik keliling Indonesia dulu. Borobudur, Prambanan, Malioboro, Pantai Gunungkidul… masih banyak yang belum dikunjungi,” tulis salah seorang pengguna X asal Jogja.

Sementara itu, ada pula harapan agar pendapatan masyarakat terus meningkat sehingga lebih banyak yang bisa merasakan pengalaman internasional.

Baca Juga: Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda

Badan Pusat Statistik mencatat hampir 9 juta perjalanan keluar negeri pada tahun 2024, menandakan tren outbound tourism mulai tumbuh meski masih terbatas.

Mengapa Angka Ini Tinggi?

Faktor Ekonomi: Biaya tiket pesawat, akomodasi, dan pengeluaran di luar negeri masih mahal bagi rata-rata masyarakat.
Akses Paspor: Proses pembuatan paspor dan persyaratan dokumen masih menjadi hambatan.
Pilihan Domestik: Indonesia menawarkan keragaman wisata yang luar biasa, sehingga kebutuhan berlibur sudah terpenuhi di dalam negeri.

Pew Research Center sendiri menyebut Indonesia berada di kelompok negara dengan tingkat perjalanan internasional paling rendah, berbeda jauh dengan negara-negara Eropa atau Asia Timur yang warganya lebih mobile. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#negara kepulauan #tantangan ekonomi #menjelajahi dunia #wisata jogja #destinasi wisata