Pasuruan – Kabar gembira datang dari dunia konservasi satwa Indonesia.
Empat ekor anak harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang baru berusia dua bulan resmi diperkenalkan ke publik di Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.
Kelahiran ini menjadi bukti keberhasilan program breeding satwa langka di Indonesia.
Keempat anak harimau tersebut lahir pada 23 Maret 2026 dari pasangan indukan jantan Praja dan betina Dini.
Baca Juga: Pakar Ekonomi Peringatkan Rekor Surplus Dagang RI 72 Bulan akan Segera Berakhir
Dengan kelahiran ini, populasi harimau Sumatera di Taman Safari Prigen kini bertambah menjadi delapan ekor.
Mereka tampak sehat, aktif, dan mulai menunjukkan perilaku alami seperti bermain di area rumput terbuka.
Video yang dibagikan Reuters menunjukkan momen menggemaskan saat anak-anak harimau bermain dengan induknya.
Bulu belang mereka yang khas terlihat jelas, sementara dokter hewan Taman Safari, Gilang Romadhon, menyatakan bahwa keempat cub dalam kondisi prima dan terus dipantau perkembangannya.
Harimau Sumatera merupakan salah satu subspesies harimau yang paling terancam punah di dunia.
Populasinya di alam liar diperkirakan tersisa kurang dari 400 ekor akibat deforestasi, perburuan liar, dan konflik dengan manusia.
Program konservasi captive breeding seperti di TSI Prigen menjadi harapan penting untuk menjaga kelestarian spesies ini.
Taman Safari Indonesia sendiri terus berkomitmen dalam upaya pelestarian melalui program breeding dan edukasi lingkungan.
Keberhasilan ini tidak hanya menambah koleksi satwa, tetapi juga mendukung upaya global dalam melindungi biodiversity Indonesia.
Pengunjung yang datang ke Taman Safari Prigen kini dapat melihat langsung keempat "bayi" harimau lucu ini di area khusus yang aman.
Suasana penuh kegembiraan terasa saat mereka bermain dan berinteraksi dengan sang induk.
Editor : Iwa Ikhwanudin