YOGYAKARTA — Potensi wisata Yogyakarta yang terus berkembang membuka peluang bagi usaha akomodasi. Salah satunya Tamasya Villa Malioboro, villa keluarga dengan private pool yang berada di kawasan Ngampilan, Kota Yogyakarta.
CEO Tamasya Villa Malioboro, Asyraf Raziq El Akbar, mengatakan penginapan tersebut didirikan dengan mempertimbangkan potensi wisata Yogyakarta dan lokasinya yang strategis di pusat kota.
“Kami ingin memberikan pilihan penginapan yang nyaman bagi wisatawan, terutama keluarga yang ingin berlibur dan tetap dekat dengan pusat kota,” kata pemuda berumur 18 tahun itu.
Baca Juga: Apa Itu Kabel Optik? Sempat Bikin Semrawut Jogja, Kini Jadi Proyek Percontohan Nasional
Tamasya Villa Malioboro yang beroperasi sejak 2025 memiliki dua pilihan villa. Villa Bohemian berkapasitas 4–6 orang, sedangkan Villa Santorini dapat menampung 8–10 orang. Keduanya dilengkapi dua kamar, private pool, dapur, dan AC.
Menurut Asyraf Raziq El Akbar, private pool menjadi salah satu keunggulan karena wisatawan bisa menikmati kolam secara lebih leluasa. Fasilitas ini juga cocok bagi keluarga yang membawa anak-anak.
“Cuaca Jogja sering panas. Dengan private pool, tamu bisa lebih puas bermain air dan anak-anak juga lebih leluasa,” ujarnya.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Sepanjang 25 Meter Dibentangkan di Peron Stasiun Yogyakarta, Peringati HUT RI
Lokasi Tamasya Villa Malioboro berada di Jl. Kp. Ngadiwinatan No.1193, Ngampilan, Yogyakarta. Penginapan ini dekat dengan Malioboro, satu menit dari Titik Nol Kilometer, pusat kuliner, dan Stasiun Tugu.
Asyraf Raziq El Akbar berharap perkembangan pariwisata Yogyakarta tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat.
“Pariwisata harus bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sendiri. Ketika wisatawan datang, yang ikut mendapatkan manfaat bukan hanya penginapan, tetapi juga kuliner, transportasi, UMKM, dan usaha masyarakat lainnya,” katanya
Editor : Heru Pratomo