Graha Maria Annai Velangkanni Medan, Menikmati Keindahan Arsitektur Sambil Mengenal Jejak Wisata

Frencia Keliat • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:50 WIB
Graha Maria Annai Velangkanni di Medan dengan arsitektur Indo-Mughal yang unik dan menjadi salah satu daya tarik wisata religi di Kota Medan.

Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSqXR5W88/
Graha Maria Annai Velangkanni di Medan dengan arsitektur Indo-Mughal yang unik dan menjadi salah satu daya tarik wisata religi di Kota Medan. Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSqXR5W88/ 

 MEDAN - Kota Medan tidak hanya memiliki wisata kuliner dan bangunan bersejarah, tetapi juga menyimpan destinasi wisata religi dengan arsitektur yang unik. Salah satunya adalah Graha Maria Annai Velangkanni yang berada di Jalan Sakura III, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara.

Graha Maria Annai Velangkanni merupakan tempat peziarahan Katolik yang didedikasikan kepada Bunda Maria. Bangunan ini memiliki bentuk yang berbeda dari gereja pada umumnya karena memadukan unsur arsitektur Indo-Mughal dengan ornamen dan warna yang khas. Keunikan tersebut membuatnya menjadi salah satu bangunan yang menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Pembangunan Graha Maria Annai Velangkanni berlangsung selama sekitar empat tahun, yakni sejak 2001 hingga 2005. Tempat tersebut kemudian diresmikan pada 1 Oktober 2005. Peresmian dihadiri ribuan orang dari berbagai kelompok etnis, termasuk peziarah dari Malaysia, Singapura, dan India.

Keberadaan Graha Maria juga memiliki kaitan dengan sejarah komunitas Katolik Tamil di Medan. Pada akhir abad ke-19, sejumlah pekerja dari India, termasuk dari wilayah Tamil Nadu dan Pondichery, datang ke kawasan perkebunan Deli Serdang. Sebagian di antaranya merupakan umat Katolik yang kemudian membentuk komunitas dan mempertahankan tradisi keagamaannya.

Baca Juga: Persatuan Inggris Raya Terancam? Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara Mulai Satu Suara

Arsitektur menjadi salah satu daya tarik utama tempat ini. Bangunan Graha Maria memiliki struktur tinggi dan megah dengan perpaduan gaya Indo-Mughal. Berbagai ornamen, lukisan, dan simbol keagamaan menghiasi bagian bangunan sehingga menghasilkan perpaduan antara unsur seni, budaya, dan keagamaan.

Tidak hanya bagian luar, ruang doa di dalam Graha Maria juga memiliki suasana yang tenang. Ornamen, patung, dan lukisan yang terdapat di dalamnya menjadi bagian dari penyampaian kisah dan nilai-nilai keagamaan. Tempat ini juga menjadi ruang bagi umat untuk melakukan doa dan permenungan.

Graha Maria Annai Velangkanni juga dikenal sebagai salah satu tujuan peziarahan di Kota Medan. Dinas Pariwisata Medan mencatat tempat ini sebagai gereja Katolik sekaligus tempat peziarahan yang terbuka bagi masyarakat. Pengunjung yang datang tetap diharapkan menjaga kebersihan, ketenangan, dan kesopanan karena kawasan tersebut merupakan tempat suci.

Baca Juga: Tampil Sempurna di Empat Laga Awal, AS Roma Kuasai Puncak Klasemen Serie A

Keunikan bangunan tersebut membuat Graha Maria tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga nilai budaya. Perpaduan berbagai unsur dalam arsitekturnya menunjukkan keberagaman yang berkembang di Kota Medan. Pemerintah Kota Medan juga menyebut Graha Maria sebagai salah satu simbol keberagaman budaya dan agama di kota tersebut.

Bagi wisatawan yang tertarik dengan wisata religi dan bangunan dengan arsitektur unik, Graha Maria Annai Velangkanni dapat menjadi salah satu pilihan ketika berkunjung ke Medan. Tempat ini menawarkan pengalaman untuk mengenal sejarah, seni bangunan, sekaligus melihat bagaimana keberagaman budaya dapat hadir dalam sebuah tempat peziarahan.

Keberadaan Graha Maria Annai Velangkanni memperlihatkan bahwa wisata di Kota Medan tidak hanya tentang tempat hiburan.

Di balik bangunannya yang menjulang, terdapat sejarah komunitas, nilai keagamaan, dan perpaduan budaya yang menjadikannya salah satu destinasi yang memiliki karakter tersendiri. (Frencia Keliat)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Graha Maria Annai Velangkanni wisata religi wisata medan