Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Catat! 5 Hal Penting yang Perlu Dihindari Biar Kuliah Tidak Terasa Berat

Iwa Ikhwanudin • Senin, 9 Februari 2026 | 13:33 WIB
(foto/Telkom University)
(foto/Telkom University)

RADAR MALIOBORO - Banyak mahasiswa merasa kuliah itu berat, melelahkan, bahkan bikin capek mental. Sebenarnya, hal tersebut bukan selalu disebabkan oleh materinya susah atau dosennya killer. Dalam banyak kasus, rasa berat itu muncul karena kebiasaan-kebiasaan kecil yang terus dibiarkan tanpa disadari.

Dari pengalaman para mahasiswa di berbagai kampus, ada lima hal yang paling sering bikin kuliah terasa makin menekan.

1. Terjebak Lingkungan Pertemanan yang Toxic

Lingkungan pertemanan punya pengaruh besar dalam dunia perkuliahan. Teman yang hobi menormalisasi menyontek, menyalahkan orang lain saat nilainya jelek, atau memaksa minta jawaban saat ujian, pelan-pelan bisa bikin kamu kelelahan secara mental.

Banyak mahasiswa yang akhirnya jadi takut berprestasi karena dicap ambis, pelit, atau tidak solid. Padahal, kuliah itu soal belajar dan bertanggung jawab atas diri sendiri. Lingkar pertemanan yang sehat adalah yang saling mendorong berkembang, bukan saling menyeret ke berbagai masalah.

2. Malas Mengatur Waktu Sejak Awal

Masalah klasik mahasiswa bukan kurang pintar, tapi menunda. Tidak punya jadwal belajar yang jelas bikin tugas menumpuk dan ujian terasa seperti mimpi buruk. Banyak mahasiswa baru sadar pentingnya manajemen waktu ketika sudah kelelahan sendiri. Padahal, belajar sedikit tapi konsisten jauh lebih ringan daripada begadang semalam penuh.

3. Terlalu Bergantung pada Orang Lain

Mengandalkan jawaban teman, berharap dikasih bocoran, atau cuma ikut arus tanpa benar-benar paham materi adalah hal-hal yang sering dianggap wajar. Dalam jangka pendek mungkin terasa membantu, tapi dalam jangka panjang justru bikin kuliah terasa berat karena kamu tidak punya pegangan. Mandiri dalam belajar memang capek di awal, tapi akan lebih menenangkan ke depannya dan membuatmu lebih percaya diri.

4. Tidak Berani Menarik Batasan

Banyak mahasiswa merasa tidak enakan menolak, seperti tidak enak nolak ajakan nongkrong. Akhirnya waktu habis, energi terkuras, dan fokus berantakan. Padahal, menarik batasan itu bukan egois. Itu bentuk menjaga diri sendiri. Kuliah akan terasa jauh lebih ringan ketika kamu tahu kapan harus hadir dan tidak di suatu lingkaran pertemanan.

5. Mengabaikan Kondisi Fisik dan Mental

Kurang tidur, jarang minum air, kebanyakan scroll media sosial, dan jarang gerak sering dianggap sepele. Padahal ini akar dari rasa malas, tidak fokus, dan cepat capek. Banyak penelitian menekankan pentingnya tidur cukup, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik ringan untuk menjaga konsentrasi dan kesehatan mental mahasiswa. Kuliah bukan lomba siapa yang paling sering begadang, tapi siapa yang paling konsisten untuk menghadapi segala kegiatan atau tugas setiap hari.

Dari 5 hal diatas, kesimpulannya adalah kuliah akan jauh terasa ringan jika kita punya lingkungan yang suportif, manajemen waktu yang rapi, sikap mandiri, batasan yang jelas, serta kesehatan tubuh dan pikiran yang dijaga.

Memang, tidak semua orang bisa mendapat privilege yang sama di setiap perjalanan kuliah mereka. Ada yang sudah terlanjur terjebak dalam lingkungan toxic, ada yang pontang-panting bekerja sampai lupa menjaga kesehatan, hingga ada yang harus berjuang sendirian tanpa dukungan emosional dari keluarga dirumah.

Yang terpenting adalah sadar posisi, tahu batas kemampuan diri, dan berani mengambil keputusan yang paling masuk akal untuk diri sendiri. Kuliah bukan soal siapa yang paling cepat atau paling terlihat sibuk, tapi siapa yang bisa berkembang dan bertahan sampai akhir.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Tidak Berat Sebelah #kuliah #materi kuliah