Sayuran ini sering dianggap mirip nangka muda, tetapi rasanya lebih ringan dan cepat empuk ketika dimasak.
Dipadukan dengan kuah santan dan bumbu lodeh yang sederhana, hasilnya masakan rumahan yang hangat, aromanya menggugah, dan sangat cocok dinikmati bersama tempe goreng panas atau sambal terasi.
Membuat lodeh kluwih tidak sulit. Yang paling penting adalah memilih kluwih yang tidak terlalu tua agar teksturnya empuk saat dimasak.
Setelah dikupas dan dipotong-potong, kluwih bisa langsung dimasukkan ke panci. Bahan yang dibutuhkan biasanya meliputi:
1. 1 buah kluwih muda yang sudah dikupas dan dipotong
2. 1 liter air
3. 1 bungkus santan instan (65 ml)
4. 2 lembar daun salam
5. 2 cm lengkuas geprek
6. Garam, gula, dan kaldu secukupnya
7. Minyak untuk menumis
Lodeh kluwih memakai bumbu halus yang sederhana, seperti bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Biasanya komposisinya adalah:
1. 4 siung bawang merah
2. 3 siung bawang putih
3. 3 butir kemiri
4. 1 sdt ketumbar
5. Cabai merah atau cabai rawit sesuai selera
Bumbu ini cukup ditumis sebentar sampai harum, kemudian dimasukkan ke rebusan kluwih bersama lengkuas, daun salam, dan cabai utuh untuk memberi aroma khas lodeh.
Setelah kluwih mulai empuk, santan dimasukkan perlahan sambil diaduk supaya tidak pecah.
Kuah santan inilah yang membuat lodeh terasa gurih dan mantap, jadi pilih santan yang kental namun tetap seimbang agar tidak terlalu berat.
Tambahkan garam dan gula sedikit saja untuk menyeimbangkan rasa.
Biarkan kuah mendidih perlahan dengan api kecil sampai semua bumbu meresap dan kluwih benar-benar lunak.
Aroma daun salam dan lengkuas yang tercampur dengan kluwih biasanya mulai terasa ketika kuah mendidih, menandakan masakan sudah hampir siap.
Jika ingin variasi, beberapa orang menambahkan kacang panjang, tahu, atau tempe ke dalam lodeh.
Tetapi kluwih sendiri sebenarnya sudah cukup memberi karakter kuat pada hidangan ini.
Saat lodeh selesai dimasak, kuahnya yang lembut dan gurih berpadu dengan kluwih empuk terasa sangat pas disantap dengan nasi hangat.
Sensasi serat kluwih yang menyerap bumbu membuat setiap suapan terasa kaya, namun tetap ringan.
Lodeh kluwih paling enak dimakan saat baru matang, tetapi semakin lama didiamkan, rasanya justru makin meresap.
Keesokan harinya biasanya lebih gurih dan kuahnya makin pekat. Masakan ini cocok untuk menu harian yang tidak ribet, mudah disiapkan, dan ekonomis.
Writer Naela Alfi Syahra