Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waduk Sermo Kulon Progo: Keindahan Alam dan Urban Legend yang Menyertainya

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Ilustrasi Waduk Sermo yang ada di Kulon Progo, Yogyakarta  (foto: tiktok, tamanmunggur_waduksermo)
Ilustrasi Waduk Sermo yang ada di Kulon Progo, Yogyakarta (foto: tiktok, tamanmunggur_waduksermo)

RADAR MALIOBORO – Waduk Sermo, yang terletak di Kulon Progo, Yogyakarta, tidak hanya terkenal karena pesona alamnya yang memukau, tetapi juga karena berbagai kisah misteri yang mengelilinginya.


Advertisement

Sebagai sumber irigasi dan pengendali banjir, waduk ini menyimpan sejumlah urban legend yang menarik perhatian wisatawan dan penduduk setempat.

Waduk Sermo dibangun antara tahun 1994 dan diresmikan pada 20 November 1996 oleh Presiden Soeharto.

Proses pembangunannya bertujuan untuk menyediakan air irigasi bagi lahan seluas 7.152 hektar.

Advertisement

Namun, sebelum waduk ini dibangun, beberapa makam keramat di area sekitar harus dipindahkan.

Pemindahan ini memicu berbagai cerita mistis yang kini menjadi bagian dari folklore lokal.

Berbagai urban legend muncul di sekitar Waduk Sermo, menambah aura misterius di kawasan tersebut. Salah satu kisah yang populer adalah penampakan sosok wanita berambut panjang yang sering dilihat oleh warga setempat, terutama di malam hari.

Advertisement

Beberapa orang bahkan mengklaim pernah melihat sosok tersebut berdiri di tepi waduk atau berenang di dalam air.

Selain itu, suara-suara misterius seperti tangisan dan bisikan yang tidak diketahui asalnya sering terdengar, memperkuat nuansa mistis tempat ini.

Masyarakat juga percaya bahwa pembangunan waduk memerlukan tumbal, di mana beberapa pekerja proyek mengalami kecelakaan atau sakit mendadak, yang dianggap sebagai akibat dari keinginan makhluk halus yang terabaikan.

Tidak ketinggalan, ada mitos tentang ikan raksasa yang dikenal sebagai "iwak setan", yang dipercaya dapat membawa nasib buruk bagi siapa pun yang melihatnya.

Meskipun dikelilingi oleh berbagai kisah mistis, Waduk Sermo tetap menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi.

Pemandangan alam yang menawan, udara segar, serta fasilitas seperti area berkemah, gazebo, dan spot memancing menarik minat wisatawan.

Kisah-kisah yang beredar di sekitar Waduk Sermo meski belum terbukti, merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal yang perlu dihormati.

Masyarakat setempat memegang teguh kepercayaan ini, menjadikan cerita-cerita tersebut sebagai warisan turun temurun.

Dengan perpaduan antara keindahan alam dan misteri yang menyelimutinya, Waduk Sermo menawarkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan bagi pengunjungnya.

(Laeli Musfiroh)

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Perluasan Tambang di Kulon Progo, Walhi Jogja Minta Pertanggungjawaban Gubernur

Perluasan Tambang di Kulon Progo, Walhi Jogja Minta Pertanggungjawaban Gubernur

Walhi Jogja menyoroti perluasan wilayah pertambangan di Kulon Progo yang mencapai 27 ribu hektare. Sebanyak 16 kalurahan dan kawasan mangrove Congot kini terancam dampak aktivitas ekstraktif.

Pajak Tambang di Kulon Progo Minim, Masyarakat Hanya Kebagian Debu dan Jalan Rusak

Pajak Tambang di Kulon Progo Minim, Masyarakat Hanya Kebagian Debu dan Jalan Rusak

Realisasi pajak MBLB Kulon Progo per September 2026 baru Rp 1,16 miliar dari target Rp 2,4 miliar. DPRD kritik aktivitas tambang yang dinilai minim untung dan merusak jalan

Penyebab Pompa Air Bantuan Pusat Tak Cocok untuk Lahan Terasering Kulon Progo, Perlu Pompa Air 2 Inc

Penyebab Pompa Air Bantuan Pusat Tak Cocok untuk Lahan Terasering Kulon Progo, Perlu Pompa Air 2 Inc

Dispertapa Kulon Progo mengupayakan bantuan pompa air 2 inci lewat APBD untuk petani. Karakteristik lahan terasering butuh alsintan yang sesuai guna tingkatkan produktivitas pertanian.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer