Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Merapi Kembali Lempar Guguran Lava hingga 1,8 Km, PVMBG: Tetap Waspada Awan Panas!

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
PANAS: Awan panas guguran terpantau keluar dari puncak Gunung Merapi, Jumat malam (1/12). (Dok Istimewa)
PANAS: Awan panas guguran terpantau keluar dari puncak Gunung Merapi, Jumat malam (1/12). (Dok Istimewa)

SLEMAN – Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih tinggi. Dalam periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB hari ini (11/12/2025), tercatat 5 kali guguran lava pijar meluncur ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.


Advertisement

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, selama 6 jam tersebut juga terekam 25 kali gempa guguran dan 18 kali gempa hybrid/fase banyak. Meski asap kawah tidak teramati, suplai magma di dalam gunung masih terus berlangsung.

“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran kapan saja,” tulis PVMBG dalam laporan resmi MAGMA-VAR edisi Rabu dini hari.

Saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi tetap pada Level III (Siaga).

Advertisement

Zona Bahaya yang Harus Dihindari

PVMBG kembali menegaskan radius bahaya sebagai berikut:

- Sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong max 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng max 7 km)

Advertisement

- Sektor tenggara (Sungai Woro max 3 km, Sungai Gendol max 5 km)

- Radius 3 km dari puncak berisiko terkena lontaran batu pijar bila terjadi letusan eksplosif

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apapun di dalam zona tersebut.

Ancaman Lahar dan Abu Vulkanik

PVMBG juga mengingatkan potensi lahar hujan sangat tinggi, terutama saat curah hujan tinggi di sekitar puncak Merapi. Masyarakat di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Merapi diminta selalu waspada.

Selain itu, erupsi eksplosif maupun awan panas dapat menghasilkan hujan abu vulkanik yang mengganggu pernapasan dan aktivitas sehari-hari.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau ulang,” tegas PVMBG.

Warga diimbau terus memantau informasi resmi hanya dari PVMBG dan BPPTKG melalui situs https://magma.esdm.go.id atau akun resmi PVMBG di media sosial. (iwa) 

Advertisement

Artikel Terkait

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 1,8 Km ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 1,8 Km ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi kembali erupsi berupa awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pukul 08.50 WIB. Simak data lengkap luncuran, status SIAGA, dan imbauan BPPTKG untuk warga sekitar.

Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Warga Diminta Menjauh

Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Warga Diminta Menjauh

Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Awan panas guguran tercatat meluncur dari kawasan puncak gunung dengan jarak mencapai sekitar 2 kilometer.

Merapi Masih Level Siaga, Guguran Lava Meluncur hingga 2 Kilometer Dini Hari Ini

Merapi Masih Level Siaga, Guguran Lava Meluncur hingga 2 Kilometer Dini Hari Ini

BPPTKG catat aktivitas Gunung Merapi periode dini hari 29 Agustus 2026, meliputi puluhan guguran lava dan gempa hybrid. Simak rekomendasi keselamatan lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer