Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Intelligence Gap Benar-Benar Bisa Merusak Hubungan? 

A
Pasangan yang sedang berkomunikasi. (Foto: Unsplash)
Pasangan yang sedang berkomunikasi. (Foto: Unsplash)

Advertisement

 


RADAR MALIOBORO -  Pernah merasa lelah menjelaskan hal yang sama berulang kali ke pasangan, sampai akhirnya kamu berhenti berusaha dan memilih diam saja?

Kalau iya, mungkin bukan salah di cara komunikasinya. 

Advertisement

Bisa jadi, itu soal kesenjangan cara berpikir yang selama ini jarang disadari tapi diam-diam memengaruhi hubungan.

Hubungan yang sehat idealnya berjalan dengan dinamika "partner-partner", di mana kedua pihak sama-sama untung dan merasa setara.

Advertisement


Begitu ada kesenjangan kecerdasan yang cukup lebar, dinamika ini berubah jadi "guru-murid" atau "orang tua-anak".

Ini merupakan masalah ketimpangan posisi yang terus berulang. 

Yaitu satu pihak terus-menerus menjelaskan, satu pihak terus-menerus perlu dijelaskan.

Nah, di sinilah rasa lelah itu muncul.

Pihak yang selalu mengajar lama-lama berisiko merasa lebih superior, bahkan tanpa sadar mulai meremehkan pasangannya.

Advertisement
Editor : Meitika Candra Lantiva
Sumber : psychmechanics.com

Artikel Terkait

Benarkah Perempuan Lebih Bucin? Ini Alasan Psikologis di Balik Sikap Manis dalam Hubungan

Benarkah Perempuan Lebih Bucin? Ini Alasan Psikologis di Balik Sikap Manis dalam Hubungan

Benarkah perempuan lebih bucin dalam hubungan asmara? Simak alasan psikologis di balik kebiasaan memberi perhatian dan harapan akan kasih sayang yang setara.

“Lanai Km Jelas”, Lagu Karo yang Cocok Buat Kamu yang Capek Sama Hubungan Abu-Abu

“Lanai Km Jelas”, Lagu Karo yang Cocok Buat Kamu yang Capek Sama Hubungan Abu-Abu

Hubungan berjalan seperti pasangan, tetapi tidak pernah benar-benar memiliki status dan arah yang jelas. Kondisi seperti ini sering membuat salah satu pihak bertanya-tanya mengenai perasaan dan keseriusan pasangannya.

Peringati 76 Tahun Hubungan RI-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia, Gelar PERMIRA Summer Camp 2026, Saat Nasi Tumpeng Berpadu dengan Taiga di Ujung Finlandia

Peringati 76 Tahun Hubungan RI-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia, Gelar PERMIRA Summer Camp 2026, Saat Nasi Tumpeng Berpadu dengan Taiga di Ujung Finlandia

PERMIRA Summer Camp 2026, yang berlangsung 19-21 Juli lalu di Semenanjung Kiperort, Kawasan Konservasi Alam Vyborgskiy, Leningrad, berhasil mempertemukan 60 pemuda dari Indonesia, Rusia, dan negara-negara ASEAN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer