Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Black Friday: Hari Belanja Besar-besaran yang Dinantikan

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 12 Desember 2024 | 21:51 WIB
Black Friday.  (freepik.com)
Black Friday. (freepik.com)

RADAR MALIOBORO - Apa itu Black Friday? Black Friday adalah istilah informal untuk hari Jumat setelah hari Thanksgiving di Amerika Serikat. 

Pada hari ini, banyak toko, baik secara online maupun offline, menawarkan diskon besar-besaran untuk berbagai produk. 

Diskon yang ditawarkan bisa mencapai hingga 50% atau bahkan lebih. Karena itu, Black Friday menjadi hari yang sangat dinantikan oleh para pemburu diskon di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Asal Usul Black Friday

Istilah "Black Friday" pertama kali muncul pada tahun 1961 di Philadelphia, Amerika Serikat. 

Pada waktu itu, polisi menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kemacetan lalu lintas yang parah dan kerumunan besar pembeli pada hari Jumat setelah Thanksgiving. Namun, seiring berjalannya waktu, istilah ini justru menjadi sinonim dengan diskon besar-besaran.

Mengapa Black Friday Begitu Populer?

Diskon Besar-besaran: Alasan utama mengapa Black Friday begitu populer adalah karena diskon yang ditawarkan sangat menarik. Konsumen bisa mendapatkan produk yang diinginkan dengan harga yang jauh lebih murah.

Momentum Belanja: Black Friday menjadi pembuka musim belanja akhir tahun. Setelah Black Friday, biasanya diikuti oleh Cyber Monday (untuk belanja online) dan musim liburan Natal.

Kesempatan untuk Mendapatkan Barang Langka: Beberapa produk yang sulit ditemukan atau memiliki harga yang mahal, seringkali dijual dengan harga diskon khusus pada Black Friday.

Tips Belanja Saat Black Friday

Buat Daftar Belanja: Sebelum berbelanja, buatlah daftar barang yang ingin Anda beli. Hal ini akan membantu Anda tetap fokus dan tidak tergoda untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan.

Bandingkan Harga: Jangan terburu-buru membeli. Bandingkan harga dari berbagai toko, baik secara online maupun offline.

Manfaatkan Promo Tambahan: Selain diskon Black Friday, banyak toko juga menawarkan promo tambahan seperti cashback, gratis ongkos kirim, atau kupon diskon.

Perhatikan Garis Waktu: Beberapa toko membuka lebih awal pada Black Friday, bahkan ada yang mulai menawarkan diskon beberapa hari sebelumnya.

Belanja Secara Online: Belanja online bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman, terutama jika Anda ingin menghindari keramaian di toko.

Dampak Black Friday

Black Friday memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian. Di satu sisi, Black Friday dapat mendorong pertumbuhan ekonomi karena meningkatkan konsumsi. Namun, di sisi lain, Black Friday juga dapat memicu konsumerisme yang berlebihan dan menghasilkan banyak limbah.

Black Friday adalah fenomena belanja global yang terus berkembang. Meskipun memiliki beberapa kontroversi, Black Friday tetap menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang lebih terjangkau.

(Anissa Dewi Sartika; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#black friday amerika #black friday #thanksgiving #black friday adalah