RADAR MALIOBORO – Rayyan Arkan Dikha adalah bocah berusia 11 tahun yang menjadi viral internasional setelah tampil menari dengan tenang di haluan perahu saat lomba tradisional Pacu Jalur.
Aksinya yang spontan dan penuh karisma ini kemudian dikenal sebagai tren “Aura Farming” dan telah diikuti oleh selebriti dunia seperti Travis Kelce, Marc Márquez, DJ Steve Aoki, Alex Albon hingga para pemain PSG.
Rayyan mengaku bahwa gerakannya merupakan spontan, tanpa ada latihan khusus.
Gerakannya berkembang secara alami sebagai bagian dari perannya sebagai Togak Luan penari di ujung jalur perahu yang bertugas memberi semangat bagi pendayung.
Berkat aksinya yang viral, Rayyan diangkat sebagai Duta Pariwisata Provinsi Riau oleh Gubernur Abdul Wahid pada 8 Juli 2025.
Selain penghargaan simbolis, ia juga menerima beasiswa pendidikan Rp 20 juta sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam memperkenalkan Budaya Melayu Riau ke dunia internasional.
Momen spesial juga tercipta saat gubernur dan ASN Pemprov Riau ikut menarikan tren Aura Farming bersama Rayyan sebagai simbol dukungan terhadap budaya dan semangat generasi muda Riau.
Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi perahu panjang di Sungai Batang Kuantan, Kuantan Singingi, yang telah berlangsung sejak abad ke-17 dan kini diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Kesuksesan Rayyan mengangkat budaya tersebut ke kancah internasional memperlihatkan bagaimana ekspresi lokal sederhana bisa menjadi viral global melalui platform digital modern.
Rayyan dijuluki “The Reaper” oleh netizen karena aura percaya dirinya yang kuat gerakannya yang seolah tanpa usaha pun menampilkan kesan tenang, kuat, dan tak terkalahkan.
Rayyan Arkan Dikha membuktikan bahwa tradisi lokal dan kreativitas spontan dapat menginspirasi dunia menjadikan budaya Indonesia lebih dikenal dan dicintai di era digital. (Muhammad Taufik)