Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Spanyol Larang Transit Senjata AS ke Israel Lewat Pangkalan Rota dan Morón

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 30 September 2025 | 20:43 WIB
Pangkalan Angkatan Laut Rota di Cádiz, Spanyol.
Pangkalan Angkatan Laut Rota di Cádiz, Spanyol.

RADAR MALIOBORO – Pemerintah Spanyol pada Senin (29/9/2025) melarang transit pesawat dan kapal militer Amerika Serikat yang membawa senjata, amunisi, atau perlengkapan militer ke Israel melalui pangkalan militer Rota (Cádiz) dan Morón de la Frontera (Sevilla).

Menurut sumber yang dikutip El País, larangan tersebut mencakup penerbangan langsung maupun yang melakukan pendaratan atau transit di pangkalan tersebut sebagai bagian dari rute ke Israel.

Dikutip dari Anadolu, sumber menegaskan bahwa meskipun pangkalan Rota dan Morón digunakan oleh militer AS, kedua pangkalan tersebut tetap berada di bawah kedaulatan penuh Spanyol.

“Rota dan Morón bukan jalan pintas,” kata seorang sumber El País yang dikutip Anadolu.

Sumber tersebut juga menekankan bahwa kedua pangkalan tersebut tetap merupakan pangkalan Spanyol yang berdaulat di bawah komando Spanyol dan semua kegiatan wajib mendapatkan izin dari Madrid.

Langkah ini diambil usai Washington terus memasok sebagian besar senjata yang digunakan Israel dalam serangan ke Gaza yang menewaskan lebih dari 66.000 orang.

Larangan tersebut merujuk pada Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Spanyol dan AS yang pertama kali ditandatangani pada 1988 dan telah beberapa kali diamandemen. Perjanjian itu memberikan akses kepada militer AS untuk beroperasi di pangkalan militer Spanyol dengan syarat-syarat tertentu.

AS memerlukan izin khusus untuk operasi yang dianggap kontroversial, seperti pengiriman senjata yang ditujukan ke Israel. Meskipun Spanyol jarang melakukan pemeriksaan fisik terhadap muatan militer AS, pemerintah menegaskan bahwa menyembunyikan pengiriman dalam jumlah besar dapat merusak kepercayaan antara sekutu.

Contohnya adalah enam pesawat tempur F-35 yang dikirim Washington ke Israel awal tahun ini sengaja menghindari pangkalan militer Spanyol dan malah memilih transit di Kepulauan Azores (Portugal) sebelum melanjutkan perjalanan ke Israel.

Secara teknis, penerbangan militer AS diwajibkan melaporkan asal, tujuan, jenis misi, serta detail kargo sebelum mendarat di wilayah Spanyol. Kapal perang AS juga diwajibkan mengajukan permohonan kunjungan pelabuhan paling lambat lima hari sebelum kedatangan.

Kebijakan Spanyol tersebut memicu reaksi dari Washington. Pemerintah AS menyampaikan keprihatinan dan memperingatkan bahwa pembatasan itu dapat mengganggu kelancaran militer mereka.

Meski ada keluhan, pemerintah Spanyol menegaskan bahwa Madrid memiliki hak penuh untuk menolak otorisasi terhadap pengiriman yang dianggap sensitif secara politik, dikutip dari Anadolu.

(Maulina)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pesawat militer #amerika serikat #Pemerintah Spanyol #transit #melarang