RADAR MALIOBORO - Menjadi mahasiswa baru, apalagi untuk kamu yang merantau, pasti terasa seperti membuka lembaran hidup yang benar-benar berbeda. Tapi tunggu dulu, hidup di perantauan itu nggak seindah drama Korea, lho. Ada tantangan nyata yang harus kamu hadapi, terutama soal manajemen keuangan dan kehidupan sehari-hari.
Wajar banget kalau di awal-awal merantau, kamu sering kangen rumah, kangen masakan ibu, kangen candaan dengan keluarga. Rasa homesick itu adalah bagian dari perjalanan yang akan membentukmu menjadi pribadi yang lebih kuat dan mandiri. Yuk, simak tips-tipsnya!
1. Pilih Kos dengan Fasilitas Lengkap
Ini dia yang sering bikin galau, mau cari kos murah tapi minim fasilitas, atau kos sedikit mahal tapi fasilitasnya komplit? Jawabannya, pilih yang fasilitasnya lengkap!
Coba deh kalkulasi. Kos dengan kamar mandi dalam, WiFi, listrik all-in, dan dapur bersama mungkin lebih mahal Rp300-500 ribu per bulan. Tapi kalau kamu pilih kos murah tanpa fasilitas, bayar WiFi sendiri (Rp200 ribuan), bolak-balik ke warnet atau cafe buat ngerjain tugas (Rp10-20 ribu per hari), belum lagi kalau harus antri kamar mandi umum yang bikin waktu kamu terbuang – ujung-ujungnya malah lebih boros!
Fasilitas penting yang wajib ada seperti kamar mandi dalam atau minimal bersih, WiFi stabil, dapur bersama, dan keamanan yang terjaga. Percaya, investasi di awal bakal bikin hidupmu jauh lebih nyaman.
2. Bisa dan Suka Memasak
Ini skill yang bakal jadi penyelamat dompetmu! Bayangin, kalau tiap hari makan di luar minimal Rp25 ribu per makan, dikali tiga kali sehari, dikali 30 hari = Rp2,25 juta per bulan cuma buat makan!
Nggak perlu jago, masak menu restoran bintang lima kok. Cukup kuasai menu-menu basic misalnya nasi goreng, mie goreng, tumis sayur, telur dadar, atau sop. Modal belanja bahan makanan Rp100 ribu per bulan udah bisa makan kenyang dan sehat. Paling penting, masak sendiri itu lebih sehat karena kamu tau bahan-bahannya apa aja.
3. Mencuci Baju Sendiri
Laundry kiloan memang praktis, tapi kalau diitung-itung, biayanya lumayan lho. Rp5 ribu per kilo, seminggu sekali cuci 5 kilo = Rp100 ribu. Sebulan bisa Rp400 ribu cuma buat laundry!
Mencuci sendiri itu sebenarnya nggak susah. Kalau kosmu ada fasilitas mesin cuci, tinggal masukin, tuang deterjen, pencet tombol, tunggu selesai. Kalau manual, memang butuh effort lebih, tapi lumayan buat olahraga dan ngirit.
Sedikit tips Nih mencuci manual, pisahkan baju putih dan berwarna, cuci baju dalam terpisah, jemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung biar cepat kering dan nggak bau apek. Sediakan hanger yang cukup dan jadwalkan hari mencuci, misalnya setiap Sabtu atau Minggu.
4. Menabung dan Menyiapkan Dana Darurat
Ini yang paling sering diremehkan sama mahasiswa baru. “Ah, uang kiriman orang tua pasti cukup kok.” Tapi kenyataannya? Selalu ada aja pengeluaran mendadak yang nggak terduga.
Dana darurat itu bukan cuma untuk orang yang udah kerja lho. Mahasiswa juga butuh! Minimal sisihkan 10-20% dari uang bulanan buat dana darurat.
Dana darurat bisa dipake misalnya kebutuhan medis mendadak, kerusakan gadget, pulang kampung dadakan karena ada keperluan keluarga, atau bayar keperluan kuliah yang nggak terduga.
5. Naik Transportasi Umum
Kalau kamu nggak bawa kendaraan dari rumah, tenang aja! Transportasi umum bisa jadi sahabat setia selama merantau. Sering pakai ojek online? Jangan lupa rajin-rajin cek promo biar dompet tetap aman. Atau kalau kos kamu kebetulan dekat kampus, jalan kaki juga seru sekalian olahraga pagi dan ngirit maksimal.
6. Berburu Diskon dan Promo
Siapa bilang berburu diskon itu pelit? Ini mah namanya cerdas! Di era digital seperti sekarang ini , banyak banget promo dan diskon yang bisa kamu manfaatin. Tandai tanggal-tanggal besar kayak 1.1, 2.2, sampai 12.12 yang biasanya ada mega sale, Manfaatkan program membership atau poin reward, Belanja kebutuhan pokok saat promo, stok untuk sebulan. Paling penting tetap sesuaikan dengan kebutuhan. Jangan karena ada diskon 70%, kamu malah beli barang yang nggak berguna. Itu bukan hemat, tapi boros!
(Tiya Ermiyati)