RADAR MALIOBORO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada 21-22 Maret 2026, Korlantas Polri memprediksi arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang puncak, yaitu 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.
Prediksi ini berdasarkan survei Kementerian Perhubungan dan evaluasi tahun sebelumnya, dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16-17 Maret untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Bagi warga Yogyakarta yang berencana mudik ke Jawa Tengah atau Jawa Timur, persiapan ekstra diperlukan untuk menghindari macet di jalur utama seperti Prambanan dan Solo.
Pemerintah telah menetapkan libur nasional Idul Fitri pada Sabtu-Minggu, 21-22 Maret 2026, ditambah cuti bersama pada Jumat 20 Maret, Senin 23 Maret, dan Selasa 24 Maret 2026, sesuai SKB 3 Menteri.
Periode ini berdekatan dengan Hari Suci Nyepi pada Kamis 19 Maret dan cuti bersama Nyepi pada Rabu 18 Maret, menciptakan libur panjang hingga 7 hari berturut-turut dari 18-24 Maret 2026.
Total libur bisa mencapai 16 hari jika digabung akhir pekan, memungkinkan jutaan pemudik bergerak.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Korlantas Polri memperkirakan puncak arus mudik dalam dua gelombang untuk mengurangi kemacetan:
- Gelombang Pertama: 14-15 Maret 2026, saat banyak pemudik memulai perjalanan awal sebelum WFA.
- Gelombang Kedua: 18-19 Maret 2026, menjelang Nyepi dan cuti bersama.
Sementara arus balik juga dua gelombang: 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
Operasi Ketupat 2026 akan digelar mulai 13 Maret hingga 25 Maret untuk mengawal lalu lintas, termasuk rekayasa one way, contra flow, dan ganjil-genap di tol.
Di Yogyakarta, jalur mudik utama seperti Jalan Solo-Yogyakarta dan akses ke Bandara Adisucipto diprediksi padat.
Pemprov DIY bersama Dishub dan Polresta Yogyakarta akan menyiapkan posko pengamanan di titik rawan seperti Malioboro dan sekitar Candi Prambanan.
Jumlah pemudik ke Jogja diperkirakan meningkat 20-30% dibanding tahun lalu, memengaruhi sektor pariwisata dan perdagangan.
Tips Mudik Aman untuk Warga Jogja
Untuk menghindari kemacetan, hindari berangkat pada puncak arus dan gunakan transportasi umum seperti kereta api Prameks atau bus AKAP.
BMKG juga memperingatkan cuaca ekstrem 6-8 Maret 2026 dengan hujan lebat di Sleman hingga Gunungkidul, yang bisa memengaruhi perjalanan awal mudik.
Pantau info lalu lintas melalui aplikasi NTMC Polri atau situs Kemenhub. Siapkan kendaraan, bawa obat-obatan, dan patuhi protokol keselamatan. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin