Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Begini Strategi Digital Parenting untuk Cegah Anak Kecanduan Gadget

Bahana. • Senin, 1 Desember 2025 | 23:05 WIB

Photo
Photo
Di era digital saat ini, internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari anak-anak, sehingga orang tua perlu menerapkan digital parenting untuk membantu anak menggunakan internet dengan bijak.

Digital parenting merupakan pendekatan pengasuhan anak di era digital yang menekankan pendidikan bertanggung jawab atas penggunaan teknologi, termasuk internet, agar anak terhindar dari risiko seperti konten negatif dan kecanduan.

Pendekatan ini melibatkan orang tua dalam membimbing anak melalui aturan jelas, komunikasi terbuka, dan pemantauan aktif untuk membangun kebiasaan digital yang sehat.

Cara menerapkan digital parenting untuk orang tua panduan dari Family Online Safety Institute:

1.Melakukan Bonding Antara Orang Tua dan Anak

Dalam menjalin hubungan dengan anak, orang tua harus lebih sering berkomunikasi dengan anak. Percakapan tersebut harus bersifat terbuka dan orang tua perlu bersikap tenang saat menjawab berbagai pertanyaan anak mengenai ruang digital.

Diskusi yang bersifat terbuka dan pendekatan santai dari orang tua dapat memberikan kenyamanan bagi anak untuk berbicara tentang segala hal yang mereka jumpai di internet. 

2. Edukasi Diri Sendiri

Kedua Orang Tua harus memiliki keinginan untuk memperdalam pengetahuan mereka mengenai perangkat teknologi, platform media sosial, game online, dan lingkungan digital secara umum.

Orang tua harus mengeksplorasi segala hal yang belum mereka pahami di internet agar lebih berpengetahuan.

Selanjutnya, mereka perlu mencoba secara langsung aplikasi, game online, dan situs web apa pun untuk memahami konten dan cara kerjanya. Selain itu, mereka harus bersedia mencari berbagai saran tentang pengasuhan digital di internet. 

3. Gunakan Parental Control

Parental Control merupakan fitur yang terdapat di berbagai platform digital, yang memberi kesempatan bagi orangtua untuk mengatur akses anak-anak mereka ke platform tersebut.

Contohnya adalah mengatur durasi akses anak terhadap platform digital itu, serta jenis konten yang boleh mereka melihat.

Di YouTube juga memiliki fitur Supervised Experience, YouTube Kids, dan fitur-fitur baru seperti Short Daily Time Limit.

Melalui fitur ini,  pengguna, termasuk anak muda, dapat menentukan batas waktu harian untuk menelusuri feed Shorts di smartphone. Mereka dapat mengonfigurasi dan menyesuaikan batasan harian melalui menu "Pengaturan". 

4. Menetapkan Aturan yang Disepakati Bersama

Penting untuk menentukan aturan yang disepakati melalui percakapan dengan anak. Tentukan jadwal dan lokasi penggunaan gadget. Jika aturan dilanggar, maka hak anak untuk bermain gadget harus dicabut. 

5. Awasi Media Sosial Anak

Mengawasi aktivitas media sosial anak, seperti dengan mengikuti akun yang mereka miliki, namun tidak perlu sampai mengganggu privasi mereka. Orangtua juga sebaiknya tidak membanjiri akun anak dengan komentar agar anak tetap memiliki kebebasan dalam bersosial media. 

6. Jadi Panutan yang Baik untuk Anak

Menjadi contoh yang baik untuk anak dengan mengurangi kebiasaan negatif di internet, memahami waktu dan tempat yang tepat untuk berhenti online, serta mengajarkan anak untuk berperilaku sopan di dunia digital. 

Penerapan digital parenting membantu anak mengelola waktu lebih baik, memilih konten berkualitas, dan menghadapi tantangan digital dengan percaya diri, sehingga membentuk karakter bertanggung jawab di dunia maya. Orang tua juga perlu terus belajar teknologi untuk mendampingi secara efektif.

Penulis: Ocha

Editor : Bahana.
#anak kecanduan gadget #strategi digital