Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Trading Saham & Kripto: Lebih Bagus Analisis Teknikal atau Fundamental?

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:09 WIB
Ilustrasi Trading Saham & Kripto
Ilustrasi Trading Saham & Kripto

RADAR MALIOBORO - Di dunia saham dan kripto, dua istilah ini hampir pasti selalu muncul: analisis teknikal dan analisis fundamental. Buat sebagian orang, teknikal itu “ilmu tarik garis”, sementara fundamental dianggap “ilmu baca laporan keuangan”. Tapi dibalik itu, dua pendekatan ini sebenarnya cuma soal cara melihat pasar dari sudut pandang yang berbeda.

Analisis teknikal bekerja dengan asumsi sederhana: harga tidak bergerak secara acak. Pergerakan harga di masa lalu, volume transaksi, hingga pola tertentu di grafik dipercaya bisa memberi petunjuk ke mana arah harga selanjutnya. Karena itu, trader teknikal lebih sering berkutat dengan grafik, indikator, dan momentum. Mereka nggak terlalu peduli proyek dari suatu perusahaan atau koin bagus atau tidak, selama harga bergerak sesuai prediksi.

Pendekatan ini bikin teknikal sangat populer di kalangan trader harian dan jangka pendek. Pasar kripto sering jadi tempat bermain trader teknikal karena pergerakan cepat bisa langsung dimanfaatkan. Tapi, grafik tidak bisa membaca dunia nyata. Kebijakan pemerintah, rilis data ekonomi, atau kabar besar bisa bikin pola teknikal buyar dalam hitungan menit.

Di sisi lain, analisis fundamental melihat aset dari akarnya. Dalam saham, ini berarti menilai kinerja perusahaan, seperti laporan keuangan, laba, utang, prospek bisnis, sampai kondisi industri di berita. Dalam kripto, pendekatannya bergeser ke whitepaper, use case teknologi, adopsi pengguna, kekuatan tim, dan komunitas.

Fundamental cocok buat mereka yang berpikir jangka panjang. Investor dengan pendekatan ini tidak terlalu panik melihat harga turun, selama nilai aset yang mereka pegang masih masuk akal. Masalahnya, fundamental sering kalah cepat. Pasar bisa naik atau turun jauh sebelum nilai sebenarnya tercermin di harga.

Karena itu, pertanyaan “mana yang lebih bagus?” sebenarnya agak keliru. Yang lebih tepat: kamu sedang berada di peran apa?

Kalau tujuanmu trading cepat, mencari peluang harian atau mingguan, teknikal jelas lebih relevan. Kamu butuh timing yang tepat. Tapi kalau tidak sempat membuka market setiap hari dan kamu ingin menyimpan uang dalam hitungan bulan dan tahun, fundamental menjadi opsi yang paling cocok.


Menariknya, banyak pelaku pasar yang sudah lama justru tidak memilih salah satu. Mereka menggabungkan keduanya. Fundamental dipakai untuk memilih aset yang layak, teknikal digunakan untuk menentukan kapan masuk dan keluar. Dalam praktiknya, ini jauh lebih realistis dibanding berdebat soal mana yang paling benar.

Pasar saham dan kripto tidak berjalan hitam-putih. Kadang harga bergerak karena sentimen, kadang karena data, kadang karena psikologi massal. Mengandalkan satu kacamata saja sering kali bikin buta di sisi lain.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kripto #trading saham #lebih bagus #analisis fundamental #Analisis Teknikal