Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinamika Pertemanan Mahasiswa: People Come and Go di Dunia Perkuliahan

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
“Ilustrasi dinamika pertemanan mahasiswa: orang datang dan pergi seiring waktu, meninggalkan pengalaman dan pelajaran berharga di dunia perkuliahan.”
“Ilustrasi dinamika pertemanan mahasiswa: orang datang dan pergi seiring waktu, meninggalkan pengalaman dan pelajaran berharga di dunia perkuliahan.”

RADAR MALIOBORO – Kehidupan mahasiswa memang penuh dinamika, tak hanya soal kuliah, tugas, dan organisasi, tetapi juga soal pertemanan. “Teman” menjadi kata yang selalu hadir di benak mahasiswa, bersama tertawa, belajar bareng, atau sekadar menemani hari-hari biasa. Namun di dunia perkuliahan, kenyataannya banyak orang datang dan pergi, sesuai istilah “people come and go”.


Advertisement

Saat semester pertama, mahasiswa baru biasanya berbondong-bondong mencari teman. Adaptasi dengan lingkungan baru, membentuk kelompok tugas, hingga sekadar nongkrong setelah kelas menjadi aktivitas sehari-hari. Namun, seiring waktu, tujuan dan prioritas setiap orang berbeda. Teman yang dulu dekat bisa saja menghilang tanpa aba-aba.

Seringkali, perubahan ini terasa sepi. Tak terlihat lagi di kantin yang sama, tak ada sapaan di lorong kelas. Bagi sebagian mahasiswa, kehilangan teman bisa menimbulkan pertanyaan: mengapa semua ini terjadi? Namun, kenyataannya, tidak semua hal memiliki jawaban. Setiap orang yang pergi biasanya digantikan oleh teman atau pengalaman baru yang lebih bermakna.

Masa-masa menjadi mahasiswa baru adalah momen kebersamaan. Kos bisa menjadi basecamp untuk mengerjakan tugas atau sekadar bersantai bersama teman. Bahkan, aktivitas seperti kumpul bersama anggota organisasi atau makan-makan kecil kerap dilakukan di sana. Dari pengalaman tersebut, terlihat bahwa kebersamaan tidak selalu bertahan lama.

Advertisement

Seiring naik semester, kesadaran akan pentingnya berdiri sendiri muncul. Tidak selamanya teman akan selalu ada, kemampuan untuk mengandalkan diri sendiri menjadi kunci.

 Dinamika pertemanan memang demikian adanya ada yang datang, ada yang pergi. People come and go. Tidak semua orang akan menetap selamanya, dan itu bagian dari perjalanan hidup di dunia perkuliahan.

( Alena Mutiara)

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Di Balik Ijazah 6 Tahun, Ada Tangis, Lelah, dan Semangat Pantang Menyerah

Di Balik Ijazah 6 Tahun, Ada Tangis, Lelah, dan Semangat Pantang Menyerah

Lulus kuliah 6 tahun bukanlah kegagalan, melainkan kisah perjuangan panjang mahasiswa menghadapi masalah ekonomi, tuntutan kerja, dan tekanan sosial demi meraih gelar sarjana.

Tak Sekadar Bawa Bantuan, Mahasiswa Hadir Pulihkan Trauma Korban Gempa NTT

Tak Sekadar Bawa Bantuan, Mahasiswa Hadir Pulihkan Trauma Korban Gempa NTT

Pemulihan warga setelah bencana tidak selalu terlihat dari bangunan yang kembali berdiri. Di balik kondisi fisik yang perlahan dibenahi, masih ada rasa takut yang harus dihadapi para penyintas.

Anak Kost Jogja Wajib Tahu, Cuci Cuma 10rb Udah Kering Langsung Pakai

Anak Kost Jogja Wajib Tahu, Cuci Cuma 10rb Udah Kering Langsung Pakai

Bagi mahasiswa baru yang tinggal di kost, urusan mencuci pakaian seringkali jadi hal yang memakan waktu dan cukup merepotkan. Di tengah sibuknya kuliah, mengerjakan tugas, mencuci pakaian jadi pekerjaan tambahan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer