Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadwal Padat, Pemain PSIM Jogja Digenjot Fisik dan Diberi Suplemen

R
UNGGU: Para pemain PSIM Jogja merayakan gol ke gawang Malut United dalam laga di Stadion Mandala Krida Sabtu (25/11). Laga ini berakhir imbang 1-1.
UNGGU: Para pemain PSIM Jogja merayakan gol ke gawang Malut United dalam laga di Stadion Mandala Krida Sabtu (25/11). Laga ini berakhir imbang 1-1.
 
RADAR MALIOBORO - Persiapan PSIM Jogja jelang babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024 terus dimatangkan. Termasuk dengan menggenjot fisik pemain.
 
Pelatih fisik PSIM Jogja, Ruly Hidayansyah meyatakan sejauh ini para pemain Laskar Mataram sudah mengalami perkembangan latihan yang sangat bagus. Baik itu kondisi fisik ataupun staminanya.
 
 
"Perkembangannya sejauh ini rata-rata pemain oke. Hanya ada beberapa pemain yang masih pemulihan. Sukarja sudah mulai adaptasi, gabung sama latihan. Insyaallah untuk melawan Semen Padang siap," katanya (28/12).
 
Sejak pekan lalu, memang skuad tim PSIM Jogja baru menata timnya untuk menghadapi babak 12 besar Pegadaian Liga 2 2023/2024. Sehingga, dari hal tersebut maka para pemain Laskar Mataram difokuskan untuk meningkatkan kondisi dan staminanya. 
 
 
Menginggat di fase 12 nanti, waktu laganya sangat mepet dan dirasa akan sangat menguras tenaga dan kondisi fisik para pemain. 
 
"Sekarang kami sudah mulai persiapan untuk meningkatkan kemampuan ketahanan fisik, dari intensitas rendah, menengah, sampai besok intensitas tinggi," ujar Ruly.
 
Pelatih berlisensi B AFC ini juga mengaku saat sudah memasuki laga fase 12 besar mendatang. Pihaknya akan terus merancang latihan para pemain guna memanajemen kondisi fisik para pemain.
 
 
"Kalau di 12 besar kan padet sekali ya lima kali main. Kita fokuskan ke kondisi fisik pemain, kasih suplemen, dan lain-lain," katanya.  
 
Jadwal di babak 12 besar ini nantinya terbilang cukup padat. Total ada lima pertadingan harus dimainkan oleh Laskar Mataram pada bulan Januari mendatang. Maka oleh sabab itu, Ruly juga berharap agar para asuhnya tetap memiliki kondisi yang bagus dan prima.
 
"Semoga di 12 besar anak-anak bisa main stabil, konsisten, agresif. Soalnya di 12 besar tim lain juga tampil bagus. Karena 12 besar itu pasti semua tim persiapannya harus bagus," tandasnya. (ayu).

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Kisah Athaullah Daib Pratama, Siswa SMAN 2 Playen yang Tembus Skuad Senior PSIM Jogja

Kisah Athaullah Daib Pratama, Siswa SMAN 2 Playen yang Tembus Skuad Senior PSIM Jogja

Di usia 16 tahun, Athaullah Daib Pratama harus membagi waktu antara bangku SMA di Gunungkidul dan lapangan latihan PSIM Jogja. Simak kisah perjuangan dan mimpinya menembus Timnas Indonesia.

PSIM Jogja Datangkan Winger Kosta Rika, Marvin Loria Jadi Keping Terakhir Skuad Laskar Mataram

PSIM Jogja Datangkan Winger Kosta Rika, Marvin Loria Jadi Keping Terakhir Skuad Laskar Mataram

PSIM Jogja akhirnya menemukan kepingan terakhir untuk melengkapi kekuatan tim menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram resmi mendatangkan winger asal Kosta Rika, Marvin Antonio Loria Leiton.

Derby DIY PSIM vs PSS Berpeluang Digelar di Jogja, Polda Siapkan Pertemuan dengan Klub dan Suporter

Derby DIY PSIM vs PSS Berpeluang Digelar di Jogja, Polda Siapkan Pertemuan dengan Klub dan Suporter

Harapan pecinta sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menyaksikan Derby DIY antara PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman di kandang sendiri mulai menemukan titik terang. Polda DIY membuka peluang laga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer