Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Orang Melewatkan Sarapan, Ini Pengaruhnya bagi Kesehatan

M
Ilustrasi banyak orang melewatkan sarapan, ini pengaruhnya bagi kesehatan. (Dilansir dari Antara News)
Ilustrasi banyak orang melewatkan sarapan, ini pengaruhnya bagi kesehatan. (Dilansir dari Antara News)

RADAR MALIOBORO - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit orang justru melewatkannya. Alasan klasik pun beragam, mulai dari bangun kesiangan, terburu-buru berangkat kerja atau kuliah, hingga merasa belum lapar di pagi hari. Padahal, kebiasaan melewatkan sarapan ternyata bisa memberi pengaruh besar terhadap kondisi tubuh.


Advertisement

Tanpa disadari, tubuh yang tidak mendapat asupan setelah berjam-jam berpuasa saat tidur akan bekerja lebih keras sejak pagi. Akibatnya, berbagai keluhan ringan hingga gangguan kesehatan bisa muncul secara perlahan.


1. Tubuh Mudah Lemas dan Sulit Fokus
Salah satu dampak paling umum dari tidak sarapan adalah tubuh terasa cepat lelah. Energi yang seharusnya didapat dari makanan pagi tidak tersedia, sehingga tubuh dan otak bekerja dalam kondisi “kosong”. Tak heran jika orang yang melewatkan sarapan sering merasa mengantuk, kurang fokus, dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas.

Kondisi ini tentu bisa memengaruhi produktivitas, baik saat bekerja, belajar, maupun menjalani aktivitas harian lainnya.

Advertisement


2. Asam Lambung Lebih Rentan Naik
Perut yang dibiarkan kosong terlalu lama berisiko memicu peningkatan asam lambung. Bagi sebagian orang, hal ini bisa menimbulkan rasa perih, mual, hingga nyeri di ulu hati. Kebiasaan hanya minum kopi tanpa makan di pagi hari juga dapat memperparah kondisi ini.

Jika dilakukan terus-menerus, masalah lambung bisa muncul dan mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari.


3. Pola Makan Jadi Tidak Terkontrol
Melewatkan sarapan sering membuat rasa lapar menumpuk di siang hari. Akibatnya, porsi makan siang cenderung berlebihan atau keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak menjadi lebih besar. Tanpa disadari, pola makan seperti ini justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Advertisement

Alih-alih membantu mengontrol berat badan, tidak sarapan justru berpotensi membuat pola makan menjadi tidak seimbang.


4. Kadar Gula Darah Bisa Tidak Stabil
Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki risiko gangguan gula darah, tidak sarapan dapat memicu penurunan energi secara drastis. Tubuh kesulitan menjaga kestabilan gula darah karena tidak mendapat asupan sejak pagi, sehingga muncul rasa lemas, pusing, atau gemetar.


Kondisi ini tentu tidak ideal jika dibiarkan terjadi berulang kali.

Sarapan Tidak Harus Ribet
Banyak orang mengira sarapan harus selalu lengkap dan mengenyangkan. Padahal, sarapan sederhana sudah cukup untuk memberi energi awal bagi tubuh. Roti dengan telur, pisang dan susu, oatmeal, atau nasi dengan lauk ringan bisa menjadi pilihan praktis di pagi hari.

Yang terpenting bukan soal porsi besar atau menu mewah, melainkan memberi tubuh asupan setelah berjam-jam tidak makan.


Mulai Kebiasaan Baik dari Pagi
Sarapan bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya menjaga keseimbangan tubuh. Dengan membiasakan diri makan di pagi hari, tubuh akan lebih siap menjalani aktivitas, pikiran lebih fokus, dan energi lebih terjaga.

Jika selama ini sarapan sering terlewat, tidak ada salahnya mulai perlahan. Kebiasaan kecil di pagi hari bisa membawa dampak besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.
(Aribah Zalfa Nur Aini)

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Dinding Jebol dan Lapuk, Siswa SD di Bekasi Tetap Belajar di Tengah Ancaman Bangunan Ambruk

Dinding Jebol dan Lapuk, Siswa SD di Bekasi Tetap Belajar di Tengah Ancaman Bangunan Ambruk

Semangat belajar siswa SDN Sukajadi 03, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, diuji oleh kondisi ruang kelas yang jauh dari kata layak. Di tengah dinding yang jebol dan sejumlah bagian bangunan yang rusak.

Sering Lelah dan Mudah Sakit? Bisa Jadi Tubuh Kekurangan Vitamin C

Sering Lelah dan Mudah Sakit? Bisa Jadi Tubuh Kekurangan Vitamin C

Sering merasa capek meski tidak banyak aktivitas? Atau tubuh gampang drop dan mudah sakit? Jangan langsung menganggapnya sepele. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kurangnya asupan vitamin C. Vitamin C merupakan

Jauh dari Orang Tua Bukan Alasan Abaikan Kesehatan, Meal Prep Cocok untuk Anak Kos

Jauh dari Orang Tua Bukan Alasan Abaikan Kesehatan, Meal Prep Cocok untuk Anak Kos

Jauh dari Orang Tua Bukan Alasan Abaikan Kesehatan: Tips Hidup Sehat dan Hemat untuk Anak Kos

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer