Sering Ganti Gaya Rambut? Waspadai Risiko Ketombe dan Kerontokan

RADAR MALIOBORO - Masalah rambut seperti ketombe dan kerontokan sering kali dikira hanya dipengaruhi oleh faktor internal tubuh atau produk perawatan yang kurang cocok.
Padahal, gaya rambut sehari-hari merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting terhadap kondisi kesehatan kulit kepala dan rambut.
Berdasarkan sebuah penelitian oleh Ifa Nurhayati dkk pada (2025) berjudul "Peran Gaya Rambut dalam Mencegah atau Memperburuk Masalah Rambut Seperti Ketombe dan Rambut Rontok", kebiasaan dalam menata rambut terbukti dapat berdampak besar, baik dalam mencegah maupun memperburuk masalah kesehatan rambut.
Berbagai kebiasaan penataan rambut yang kurang tepat diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya ketombe dan rambut rontok.
Gaya rambut yang ditarik terlalu ketat, seperti kuncir kuda atau sanggul yang kencang, dapat memberikan tekanan mekanis berlebihan pada akar rambut serta menghambat sirkulasi udara ke kulit kepala.
Selain itu, penggunaan alat penataan panas secara berlebihan, paparan bahan kimia dari proses pelurusan atau pewarnaan, hingga penggunaan penutup kepala seperti hijab dalam durasi lama tanpa ventilasi yang memadai dapat membuat kelembapan tinggi.
Kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur penyebab ketombe serta melemahkan folikel rambut yang berujung pada kerontokan parah.
Sebaliknya, memilih gaya rambut yang lebih longgar dan alami dapat memberikan ruang bagi kulit kepala untuk bernapas dengan baik.
Sirkulasi udara yang lancar membantu menjaga keseimbangan kelembapan alami kulit kepala sekaligus mengurangi tarikan berulang pada folikel rambut.



