RADAR MALIOBORO - Dokter dan influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, menegaskan bahwa belajar bahasa asing bukan hanya bermanfaat untuk karier, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak.
Hal tersebut ia sampaikan melalui video di kanal YouTube pribadinya pada Senin (23/12/2025).
Menurut dokter dengan sapaan Cipeng tersebut, menggunakan bahasa selain bahasa ibu dapat melatih memori dan kemampuan multitasking.
“Ketika kamu berkomunikasi dengan bukan bahasa utamamu, otakmu jujur akan bekerja keras,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa kemampuan berbahasa lebih dari satu dapat menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif.
“Bisa mengurangi risiko penyakit Alzheimer sampai sekitar 4–5 tahun,” imbuh dr Tirta.
Selain itu, bahasa Inggris dinilai sebagai paspor global yang membuka peluang komunikasi dan kerja lintas negara, meski dengan logat yang berbeda-beda.
Di tengah keterbatasan waktu dan biaya, dr Tirta mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk AI sebagai sarana belajar bahasa yang lebih fleksibel.
“Sekarang belajar bahasa bisa di mana saja, nggak harus les privat,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa belajar bahasa adalah investasi jangka panjang agar otak tetap aktif, adaptif, dan tidak stagnan di era global.
(Afftendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin