Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Liburan Ke Kota Yogyakarta, Ini Dua Kampung Wisata Seru untuk Disambangi

Wulan Destiana Maharani • Jumat, 28 Juni 2024 | 21:28 WIB
Desa Wisata Purbayan Kotagede. (Baca Jogja)
Desa Wisata Purbayan Kotagede. (Baca Jogja)

RADAR MALIOBORO- Kota Yogyakarta tidak hanya menjadi destinasi kawasan Malioboro, keraton, dan Kebun Binatang Gembira Loka. Setidaknya ada 25 desa wisata di Yogyakarta yang bisa membantu saat berwisata bersama teman atau keluarga.

 Inilah dua desa wisata yang menarik untuk dijelajahi saat liburan  

1.Kampung Wisata Purbayan Kotagede 

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mencatat Kampung Wisata Purbayan Kotagede menjadi salah satu kampung yang memiliki situs cagar budaya terbanyak.

Nama Purbayan sendiri diambil dari nama Pangeran Purbaya, salah satu anak dari Panembahan Senopati (1586-1601), raja Mataram Islam pertama.

Kerajaan Mataram mengalami masa keemasan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645), raja-3 Mataram Islam.

Sebagai kampung pusaka, Purbayan memiliki banyak situs bersejarah Kerajaan Mataram dan banyak rumah adat khas Kotagede.

Kampung Wisata Purbayan setidaknya memiliki empat tempat menarik.

Yang pertama adalah Kampung Ndalem, sebelah selatan Pasar Legi Kotagede. Desa ini pernah menjadi istana dan pusat pemukiman raja-raja Mataram sebelum ibu kota kerajaan dipindahkan ke Kerto.

Di Kampung Ndalem banyak terdapat reruntuhan sejarah masa pemerintahan Panembahan Senopati, seperti Benteng Cepuri yang konon pernah diserbu Raden Rangga dan konon merupakan singgasana Raden Rangga dan juga ada watu Gilang yang dipercaya sebagai singgasana Panembahan Senopati.

Kedua kampung Alun-alun ini dulunya merupakan alun-alun utama kerajaan Islam Mataram. Saat ini Kampung Alun Alun juga dikenal dengan sebutan kampung Between Two Gates karena rumah-rumahnya berjejer dari timur ke barat dan saling berhadapan dari utara ke selatan.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Telaga Madiredo, Hidden Gem yang Ada di Kota Malang Jawa Timur

Ketiga, Kampung Cokroyudan.Kampung ini juga dikenal sebagai Desa Pusaka Alun Alun. Nama desa ini konon diambil dari nama Pangeran Cokroyuda, salah satu pangeran Kerajaan Mataram yang tinggal di kawasan ini.Di sini wisatawan bisa melihat banyak rumah dengan arsitektur khas Jawa.

Keempat, Kampung Bumen. Kampung ini diyakini pernah menjadi kediaman Pangeran Mangkubumi sehingga dinamakan kampung Bumen. Desa ini terkenal dengan kerajinan kalengnya dan produksi roti kembang waru.

Sebagai kampung penjaga tradisi, Purbayan masih banyak memiliki perajin perak yang menciptakan dan aktif menjaga tradisi perak kota Kotagede. Selain peralatan makan perak, Desa Wisata Purbayan juga memiliki kuliner khas seperti roti kembang waru, regamala, ukele, dan banjar.

 2.Kampung Wisata Gunungketur Pakualaman

Kampung Wisata Gunungketur Pakualaman merupakan kawasan yang terhubung langsung dengan pusat peradaban Keraton Puro Pakualaman Yogyakarta.

Keberadaan wilayah Pakualaman tidak terlepas dari kehadiran Istana Kadipaten Puro Pakuaraman dan Pangeran Natakusumo (Putra Sultan Hamengkubuwono I) yang kemudian dinobatkan sebagai Pakualam I.

Kawasan ini memiliki banyak fungsi sebagai pusat pemerintahan Keraton Puro Pakualaman, dilengkapi dengan alun-alun masjid (Sewandanan), pasar, dan kawasan pemukiman para penghuni dan abdi dalem keraton.

Warisan budaya yang ada di kawasan tersebut antara lain Kepatihan Ndalem, Nototarnan Ndalem, Brotodiningratan, Museum Sasmitaloka Pangsar Sudirman, dan Museum Biologi.

Kampung wisata ini merupakan rumah bagi kesenian Karawitan, Jemparingan (panahan tradisional), kerajinan batik yang menggambarkan motif khas Pakuaraman, kerajinan dari bambu, kuningan, kayu, dan lain-lain.

Kuliner tradisional antara lain jamu tradisional Jamu Ginggang kemudian juga ada enting-enting, Gudeg Permata serta adanya Kawasan pusat jajanan Sewandanan yang juga menyediakan kuliner khas es krim rujak.***

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kawasan #Kotagede #wisata