BigHit MUSIC mengambil langkah hukum tegas tanpa toleransi untuk melindungi hak, privasi, dan keselamatan para anggota CORTIS di tengah maraknya penyebaran informasi palsu dan pelanggaran privasi. Langkah ini dilakukan setelah muncul berbagai isu di media sosial, termasuk tudingan yang mengaitkan CORTIS dengan terlambatnya penerbangan Air France AF264.
Melalui platform penggemar Weverse, dalam pernyataan resminya, BigHit Music menegaskan akan menindak tegas pihak yang menyebarkan fitnah, pencemaran nama baik, manipulasi foto, dan komentar yang mengandung pelecehan seksual terhadap para anggota. Agensi juga mengungkapkan masih menyelidiki praktik jual beli informasi penerbangan CORTIS yang dinilai melanggar hukum perlindungan data pribadi dan undang-undang terkait.
“Kami saat ini sedang melangsungkan investigasi atas pengaduan pidana yang diajukan pada Mei terhadap sejumlah akun yang diduga memperjual belikan informasi penerbangan artis secara ilegal di media sosial. Tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang ITE, dan peraturan-peraturan yang berlaku,” Kata BigHit Music.
Selain itu, BigHit Music juga menemukan pelanggaran privasi lainnya, seperti penguntitan, pengambilan foto tanpa izin, hingga pemasangan GPS pada mobil yang digunakan oleh CORTIS selama beraktivitas di Paris. Agensi memastikan akan terus menempuh jalur hukum terhadap pelaku, serta menghimbau penggemar untuk menghormati privasi CORTIS dan tidak menyebarkan informasi jika belum terverifikasi.
(Mayang Triastiti Artamefia)