Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tegakkan Aturan, SMK Citra Medika Magelang Hancurkan Make Up Milik Siswa

Naila Nihayah • Jumat, 8 Desember 2023 - 13:15 WIB
HANCURKAN: Beberapa siswa tampak menghancurkan make up dari siswi lain, beberapa waktu lalu.
HANCURKAN: Beberapa siswa tampak menghancurkan make up dari siswi lain, beberapa waktu lalu.

MAGELANG - Siswa SMK Citra Medika, Kota Magelang dilarang dandan menor. Padahal, sekolah sudah memiliki aturan agar siswa tidak membawa atau memakai make up secara berlebihan. Karena itu puluhan make up milik siswa dihancurkan. 

Kepala Sekolah SMK Citra Medika Veronica Rani K K menuturkan, siswa seringkali abai dan tidak mengindahkan aturan. Sehingga guru memberikan teguran kepada sejumlah siswa yang dirasa menyalahi aturan.

"Kadang dikumpulkan (siswa). Kadang juga ditegur, 'nduk, alismu terlalu tebal. Dihapus dulu'. Itu (teguran) setiap pagi kita selalu seperti itu," jelasnya saat ditemui, Kamis (7/12).

Aturan tersebut, di antaranya adalah siswa tidak boleh berdandan atau memakai make up berlebihan saat di sekolah. "Setiap pagi, ada guru piket dan satgas yang berada di depan sekolah untuk menyambut siswa. Itu juga kami melakukan pengecekan dari ujung kaki sampai kepala," bebernya.


Dia menyebut, tidak hanya menyasar make up saja, tapi juga menegakkan aturan lain. Seperti aturan bersepatu, pemakaian ciput atau dalaman kerudung, rambut dan seragam harus rapi, maupun atribut sekolah lainnya. Bukannya jera, siswa tersebut justru kembali mengulang hal serupa. Akhirnya, guru mengumpulkan seluruh siswa dan memberikan pembinaan.

"Boleh make up, tapi yang natural saja. Kalau berlebihan, tidak diizinkan," imbuhnya.

Para siswa pun hanya mengiyakan saja. Beberapa hari kemudian, mereka tetap memakai make up berlebih dan membawanya ke sekolah. Karena teguran dan pembinaan tidak mempan, kata dia, guru dan tim satgas sekolah bergerak untuk melakukan razia make up ke semua kelas.

Baca Juga: Top of The Year 2023: MTs Negeri 1 Kebumen Siap Bertransformasi di Bidang Risstek, Cetak Lulusan yang Berkarakter dan Kompetitif

Saat razia berlangsung, guru pun tidak menyita seluruh make up yang dibawa siswa. Yang diambil, lanjut Vero, adalah make up yang memiliki warna berlebihan, menor, atau tidak sesuai kategori.

"Misalnya lipstik yang terlalu merah. Itupun masih kita kasih waktu dua hari bagi siswi yang merasa bersalah, silakan datang untuk mengambil (make up)," ujarnya.

Tetapi, lanjut dia, ada siswa yang mau mengambil dan tidak. Sesuai kesepakatan awal antara guru dan siswa, jika ada make up yang tidak diambil, artinya sekolah diperbolehkan untuk menghancurkannya. Mereka pun sudah setuju dengan hal itu.

Baca Juga: Ini Kandangmu Man, Kemenangan Wajib Diraih PSS Sleman atas Rans Nusantara FC

Padahal, di sekolah, ada program khusus bernama beauty class. Sebab, siswa-siswi dari SMK Citra Medika yang harapannya menjadi tenaga kesehatan (nakes), tentu dituntut untuk berpenampilan menarik atau good looking. Tapi, Vero menekankan, good looking bukan berarti penampilan menor. Sekolah pun sudah menentukan standar warnanya.

Sejak ratusan make up itu dihancurkan, banyak perubahan yang terjadi kepada siswanya. Terutama memberikan efek jera kepada mereka agar tidak membawa make up berlebihan.

"Itu (razia) baru pertama kali kami lakukan pada 13 November. Setelah itu, mereka sudah berpikir, nanti takut dirazia," sebutnya.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah 1.478 Bidang, Bagian dari Tanah Keraton dan Pakualaman 

Bahkan, video penghancuran make up itu, sudah tersebar luas di media sosial dan menuai banyak komentar dari netizen. Kendati begitu, Vero tidak menanggapi hal itu sebagai sebuah kritikan pedas. "Itu (komentar) sudah biasa. Artinya ada yang pro dan kontra," imbuhnya.

Menurutnya, tindakan tersebut sudah lazim dilakukan oleh sekolah lain. Karena memang harus ada tindakan tegas ketika aturan dan imbauan tidak diindahkan. Dia berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali dan memberi efek jera kepada para siswa. (aya/pra)

EKSPANSI: Baner Lembaga Kursus Bahasa Inggris
EKSPANSI: Baner Lembaga Kursus Bahasa Inggris
LENGKAP: Soto Branggahan disajikan dengan pelengkap sate ati ampela dan gorengan kepala atau sayap ayam dan kerupuk.
LENGKAP: Soto Branggahan disajikan dengan pelengkap sate ati ampela dan gorengan kepala atau sayap ayam dan kerupuk.
Editor : Heru Pratomo
#smk #siswa #magelang #make up #guru