RADAR MALIOBORO - The Guardian of Nusantara adalah karya terbaru dari Alffy Rev, yang dirilis pada Sabtu (17/08/2024) sebagai bentuk penghormatan dan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini.
Awwalur Rizqi Al-firori atau lebih dikenal Alffy Rev, merupakan seorang komposer muda berbakat yang terkenal dengan karya-karyanya yang menggabungkan unsur musik modern dan tradisional, serta visual pada karyanya dengan menggunakan bantuan CGI yang selalu memukau.
Setelah sukses menciptakan karya bertajuk Wonderland Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini ia kembali berhasil menciptakan sebuah karya yang menggetarkan jiwa dengan pesan yang mendalam.
Dalam karya terbarunya ini, Alffy Rev berkolaborasi dengan penyanyi Novia Bachmid, yang juga mewarnai beberapa karya sebelumnya.
Tidak tanggung-tanggung, ia juga menggandeng musisi ternama, Once Mekel, dan budayawan sekaligus sastrawan Indonesia, Sudjiwo Tejo. Kolaborasi dengan berbagai seniman ini menghadirkan karya yang semakin kaya dengan warna.
Once Mekel dan Novi bachmid dengan vokal khasnya, memberikan kekuatan tersendiri pada lirik lagu yang penuh dengan makna. Sudjiwo Tejo, dengan keahliannya dalam seni tutur, menambah sentuhan magis pada karya ini.
Proses pembuatan "The Guardian of Nusantara" tidaklah mudah.
Alffy Rev dan timnya menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyelesaikan proyek ini, mulai dari tahap konsep hingga produksi akhir.
Makna Musik Video "The Guardian of Nusantara”
Karya ini menggambarkan semangat persatuan dan kekuatan Nusantara, yang diwakili oleh penjaga (guardian) yang melindungi kekayaan dan keragaman budaya Indonesia.
Melalui lirik dan aransemen musik yang megah, Alffy Rev ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan tangguh, dengan rakyat yang siap menjaga dan mempertahankan warisan leluhur.
Dalam lagu ini, elemen musik tradisional dari berbagai daerah dipadukan dengan musik elektronik modern, menciptakan harmoni yang mencerminkan keragaman budaya Indonesia.
Dalam lirik lagu "The Guardian of Nusantara", Garuda digambarkan sebagai lambang dan pelindung Nusantara.
Garuda akan tetap dikenang sebagai pendahulu, dan generasi muda akan lahir untuk melanjutkan warisan Nusantara.
Sementara itu, MV "The Guardian of Nusantara" mengisahkan seorang pemuda yang akan menjalankan tugas besarnya yaitu mengarungi Nusantara.
Pemuda tersebut bernama Wisnu, putra titisan Maharaja Nusantara yang terpilih untuk melaksanakan penghormatan kepada sang Garuda, penjaga Nusantara.
Penghormatan agung ini dilaksanakan setiap 100 tahun sekali.
Sebagai pewaris sah leluhur Nusantara, Wisnu telah mempelajari berbagai petunjuk dari mendiang ayah dan kakeknya selama bertahun-tahun sebelum hari agung ini tiba.
Ia akan melakukan perjalanan panjang yang penuh dengan keajaiban dan rintangan.
Alur dari MV "The Guardian of Nusantara" seakan menggambarkan latar belakang dari Garuda itu sendiri.
Museum Nasional Indonesia menyatakan bahwa Dewa Wisnu, Pemelihara Alam Semesta, sering menggunakan Garuda sebagai kendaraan.
Hal ini sesuai dengan karakter Wisnu, yang melakukan tugasnya dengan mengendarai burung raksasa hitam.
Adegan lain di MV ini menampilkan Wisnu melawan musuh yang dilindungi oleh dua ekor ular raksasa.
Kedua ular itu akhirnya tunduk, menyerupai pita tempat bertengger burung Garuda yang berwarna emas, putih, dan bersayap merah.
The Guardian of Nusantara lebih dari sekedar lagu, ini adalah sebuah karya seni yang merangkum kekayaan budaya dan semangat persatuan Indonesia.
Melalui lagu ini, Alffy Rev mengajak kita untuk selalu menjaga dan menghargai warisan leluhur, serta bersatu dalam menghadapi tantangan masa depan.
Persembahan ini menjadi hadiah istimewa di Hari Kemerdekaan, mengingatkan kita akan kekuatan dan keindahan Nusantara yang abadi. ***
Dari berbagai sumber
Penulis: Luma Nahdiya U