RADAR JOGJA – Industri perfilman Indonesia kembali mencatat sejarah dengan hadirnya JUMBO, film animasi yang berhasil menorehkan prestasi luar biasa.
Dalam kurun waktu 20 hari, film ini telah meraih 5.472.439 penonton, menjadikannya sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa.
Bahkan, JUMBO disebut sebagai film animasi terlaris se-Asia Tenggara, melampaui berbagai film animasi dari negara lain.
Hal tersebut dibagikan oleh akun Instagram Visinema Pictures pada Minggu (20/4/2025).
Kesuksesan JUMBO tidak lepas dari sambutan hangat para penonton.
Antrean panjang di bioskop, tiket yang cepat habis, serta banyaknya penonton yang rela menyewa satu studio untuk acara nonton bareng menjadi bukti betapa besar antusiasme terhadap film ini.
Dalam unggahan di akun resmi Instagram Visinema Pictures, tim produksi mengungkapkan rasa syukur mereka atas pencapaian ini.
“SEDAP! 5.472.439 PENONTON SUDAH MAMPIR KE SERVIS AA.” – demikian pernyataan dari akun resmi Visinema, dikutip pada Senin (21/4/2025).
Tim produksi juga mengungkapkan bahwa respons penonton sangat menyentuh hati mereka.
“Antrean panjang, tiket yang cepat habis, review yang menyentuh, pelukan usai menonton, sampai yang rela nonton berkali-kali, sampai menyewa satu studio untuk nobar, semuanya membuat kami terharu dan bersyukur karena energi baik yang diberikan ke JUMBO sungguh luar biasa.” tulis Visinema.
Film JUMBO bukanlah proyek yang dibuat dalam waktu singkat.
Proses produksinya memakan waktu lima tahun, dengan tujuan menciptakan karya yang bermakna dan tulus.
Film ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan melibatkan lebih dari 420 seniman, animator, dan pendongeng Indonesia dalam pembuatannya.
Selain menjadi film animasi terlaris sepanjang sejarah Indonesia, JUMBO juga mencatat capaian penonton tertinggi selama masa Lebaran 2025, mengungguli film lain seperti Pabrik Gula.
Karena tingginya permintaan, jaringan bioskop Cinema XXI bahkan menambah jumlah layar untuk penayangan film ini.
Berdasarkan laporan terbaru, JUMBO kini resmi menjadi film animasi terlaris di Asia Tenggara, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh film animasi asal Malaysia, Mechamato Movie (2022).
Dengan pendapatan lebih dari USD 8 juta atau sekitar Rp 134,4 miliar, film ini telah membuktikan bahwa animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat regional.
Kesuksesan JUMBO menjadi bukti bahwa industri animasi Indonesia semakin berkembang dan mampu menarik perhatian jutaan penonton.
Dengan pencapaian luar biasa ini, film ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional tetapi juga membuka peluang bagi animasi Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
Penulis: Samil Ngirfan Al Makki
Editor : Bahana.