Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Film Tinggal Meninggal Raih Lima Penghargaan Indonesian Screen Awards di JAFF 2025

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:54 WIB
Film Tinggal Meninggal (Better Off Dead)
Film Tinggal Meninggal (Better Off Dead)

JOGJA – Film komedi getir produksi Imajinari, Tinggal Meninggal (Better Off Dead), membuktikan kualitasnya dengan meraih kemenangan besar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025.

Film debut penyutradaraan Kristo Immanuel ini berhasil menyapu bersih lima penghargaan Indonesian Screen Awards pada malam penutupan festival, Sabtu, 6 Desember 2025.

Prestasi ini, yang diumumkan pada 8 Desember 2025, menjadi momen istimewa bagi Imajinari dan memvalidasi film ini sebagai salah satu karya Indonesia yang paling unik di tahun 2025.

Daftar Kemenangan film Tinggal Meninggal

Tinggal Meninggal membawa pulang lima penghargaan Indonesian Screen Awards, menjadikannya pemenang terbesar dalam kategori tersebut:

Best Film – Ernest Prakasa & Dipa Andika

Best Director – Kristo Immanuel

Best Screenplay – Kristo Immanuel & Jessica Tjiu

Best Performance – Omara Esteghlal

Best Editing – Ryan Purwoko

Dewan juri Indonesian Screen Awards yang menyeleksi dan memberikan penghargaan ini adalah Amir Muhammad (Produser), Antoinette Jadaone (Sutradara), dan Puiyee Leong (Programmer Festival).

Kemenangan ini disambut haru oleh para pembuat film. Saat menerima penghargaan Best Performance, Omara Esteghlal, pemeran karakter utama Gema, menyampaikan pesan emosional:

“Aku harap kita semua bisa memberi sorotan lebih banyak untuk karakter-karakter yang canggung, kita dapat lebih menerima satu sama lain, dan mencintai satu sama lain,” ujar Omara.

Dewan juri mengganjar Omara dengan penghargaan tersebut karena menilai:

"It's not often that a comedic performance is awarded, but how can we resist such a charismatic tour de force?".

Sementara itu, sutradara Kristo Immanuel mengungkapkan rasa syukur setelah menerima Best Film. Ia berharap ke depannya akan ada lebih banyak film yang membahas isu serius dengan cara yang tidak serius, seperti neurodivergence, loneliness, dan parenting.

Baca Juga: Terobosan Teknologi SAR: Pakar UGM Dorong Penggunaan Drone dan AI untuk Percepat Pencarian Korban Bencana

Juri menilai film ini sebagai: “A satirical take that is both modern and primordial on how humans seek connections with one another,” yang menggambarkan keberanian dan keunikan film ini dalam membungkus rasa sepi dan keinginan untuk diterima dalam balutan komedi getir.

Sinopsis Film yang Mencuri Perhatian

Dirilis pada 14 Agustus 2025, Tinggal Meninggal langsung menarik perhatian publik dan kritikus. Film ini mengisahkan Gema (Omara Esteghlal), seorang pemuda canggung yang tiba-tiba menjadi pusat perhatian rekan-rekan kantornya setelah ayahnya meninggal.

Namun, ketika perhatian itu memudar, Gema mulai mempertanyakan, "Siapa lagi yang harus meninggal?”.

Diproduseri oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika, film ini memperlihatkan bagaimana komedi getir dapat menjadi bahasa untuk membongkar rasa sepi, validasi, dan harapan sosial yang tersembunyi.

Bagi yang ingin mengetahui update penayangan dan informasi lebih lanjut, silakan ikuti media sosial @tingning.official dan @imajinari.id.

Imajinari adalah studio film muda yang didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, berfokus pada cerita yang segar dan visi kreatif sutradara.

Rekam jejak Imajinari termasuk film mega box office AGAK LAEN (meraih lebih dari 9,1 juta penonton) dan Jatuh Cinta Seperti Di Film Film (memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik di FFI 2024).

Debut Imajinari dimulai melalui film Ngeri-Ngeri Sedap (2022), yang menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#film komedi #Best Performance #Ryan Purwoko #Tinggal Meninggal #JAFF 2025 #ernest prakasa #Omara Esteghlal #Jessica Tjiu #Kristo immanuel #Indonesian Screen Awards #Dipa Andika #imajinari #getir