Kabar gembira bagipencinta sinema horor di tanah air. Salah satu franchise horor terlaris dan paling sukses asal Taiwan, The Rope Curse, dipastikan akan berlanjut lewat film keempatnya.
Menariknya, kali ini semesta horor tersebut bakal mengangkat sosok hantu yang sudah sangat familiar dan ditakuti oleh masyarakat Indonesia, yaitu Kuntilanak.
Mengusung judul resmi "The Rope Curse 4: Kuntilanak", proyek ambisius ini diproduksi oleh rumah produksi ternama asal Taiwan, WOWing Entertainment Group. Langkah ini sekaligus mencetak sejarah baru karena menjadi seri pertama dalam seluruh waralaba tersebut yang proses syutingnya dilakukan di luar Taiwan, tepatnya di Indonesia.
Sebagai catatan, tiga film The Rope Curse sebelumnya merupakan komoditas horor lokal dengan pendapatan tertinggi di Taiwan, setelah berhasil mengumpulkan pendapatan box office secara keseluruhan mencapai lebih dari NT$200 juta.
Sinopsis Film: Misi Pencarian Keluarga yang Berujung Teror Supranatural
Alur cerita dalam film keempat ini akan berpusat pada perjalanan emosional seorang pria asal Taiwan yang membawa abu jenazah adik perempuannya ke Indonesia demi memenuhi permintaan terakhir sang adik sebelum wafat.
Di sisi lain, perjalanan ke tanah khatulistiwa ini juga menjadi misi pribadi sang kakak untuk mencari keberadaan ayahnya yang sudah lama hilang.
Namun, setibanya di Indonesia—khususnya wilayah Pontianak—pencarian yang semula biasa berubah menjadi mencekam. Kekuatan supranatural yang gelap mulai mengintai dan meneror salah satu kerabat mereka.
Situasi pun berangsur-angsur menjadi tidak terkendali, menyeret mereka ke dalam konfrontasi berbahaya dan mematikan melawan roh jahat yang sangat ditakuti di Indonesia, yakni Kuntilanak.
Kolaborasi Duo Sineas Andal Lintas Negara
Sutradara Shih-Han Liao, yang sukses menakhodai trilogi The Rope Curse sebelumnya, kembali dipercaya untuk duduk di kursi sutradara guna menjaga benang merah cerita. Sementara itu, untuk posisi produser dipegang oleh Jeff Tsou.
Jeff Tsou mengungkapkan bahwa Indonesia dipilih sebagai latar utama karena memiliki tradisi spiritual, mitologi, serta kisah-kisah supranatural yang sangat kaya.
Hal tersebut dianggap sebagai fondasi yang tepat untuk membawa semesta The Rope Curse ke babak baru sekaligus mengenalkan karakteristik horor Asia Tenggara kepada penonton internasional.
Guna memberikan sentuhan lokal yang kental, kuat, dan autentik, tim Taiwan berkolaborasi langsung dengan produser berpengalaman asal Indonesia, Oswin Bonifanz. Kombinasi ini diharapkan mampu mengawinkan elemen horor ritual khas Taiwan dengan mistisisme lokal Indonesia yang terkenal menyeramkan.
Jajaran Pemain: Adu Peran Bintang Papan Atas Taiwan dan Indonesia
The Rope Curse 4: Kuntilanak dipastikan akan menampilkan daya tarik visual yang kuat lewat kombinasi aktor dari kedua negara. Dari lini aktor Taiwan, film ini membawa kembali Vera Chen dan Wilson Hsu, dua pemeran utama yang sebelumnya membintangi seri kedua dan ketiga.
Sementara itu, sederet aktor dan aktris papan atas Indonesia juga dipastikan bergabung dalam jajaran pemain, di antaranya Ferry Salim, Audy Marissa, Fandy Christian, Dito Darmawan, Andovi Da Lopez, Kiara McKenna, TJ, Fergie Brittany, Surya Manly, dan Ivonne Dahler.
Kehadiran wajah-wajah familier ini tentu menjadi magnet tersendiri bagi pencinta film tanah air yang penasaran melihat bagaimana dinamika adu peran antaraktor lintas negara ini berlangsung di layar lebar.
Jadwal Rilis
Bagi Anda yang sudah tidak sabar menyaksikan perpaduan teror dua negara ini, The Rope Curse 4: Kuntilanak dijadwalkan siap tayang dan meneror layar lebar bioskop pada tahun 2026 ini. (Tita Aurelia Pitaloka)