Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Terdampak Tol Jogja-Solo, Pemkal Siapkan Lahan Relokasi Makam Kiai Kromo Ijoyo

Iwan Nurwanto • Senin, 15 Januari 2024 | 15:00 WIB
Lurah Tirtoadi Mardiharto
Lurah Tirtoadi Mardiharto

RADAR MALIOBORO - Makam Kiai Kromo Ijoyo yang terletak di Padukuhan Ketingan, Tirtoadi, Sleman dipastikan terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2. Menyikapi hal tersebut, pemerintah kalurahan (pemkal) mengaku sudah menyiapkan lahan relokasi untuk makam yang sarat sejarah itu.

Lurah Tirtoadi Mardiharto mengatakan, lahan relokasi makam Kiai Kromo Ijoyo disiapkan tidak jauh dari lokasi makam saat ini. Jaraknya sekitar 150 meter dari lokasi lama dan memiliki luas sekitar 200 meter. Serta menggunakan tanah milik Kasultanan Ngayogyakarta.

Menurut Mardiharto, rencana terkait pemindahan makam sampai saat ini masih terus berproses. Disebutnya, kalurahan masih menunggu perizinan penggunaan lahan dari dari Keraton Jogja yang sebelumnya telah diajukan.

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya juga masih belum tahu siapa yang akan melakukan relokasi terhadap makam yang kerap disebut Situs Mbah Celeng tersebut. Apakah nantinya dilakukan pemerintah kalurahan, kontraktor, atau dari pihak tol.

“Apabila UGR (apraisal) diserahkan kepada warga atau ahli waris, maka nantinya pemerintah kalurahan yang melakukan pemindahan,” ujar Mardiharto kemarin (14/1).

Untuk diketahui, total ada tiga makam di Kalurahan Tirtoadi yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo. Selain makam Kiai Kromo Ijoyo di Padukuhan Ketingan, dua makam lainnya ada di Padukuhan Kweden.

Mardiharto mengaku, rencananya dua makam di Kweden akan dilakukan relokasi dalam satu lahan. Pemkal kini hanya tengah menunggu pembayaran ganti rugi atau biaya relokasi kedua makam tersebut.

“Rencananya dua makam itu akan dijadikan satu kompleks,” sebutnya.

Sebelumnya, Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto menyampaikan, terkait dengan pemindahan makam Kyai Kromo Ijoyo pihaknya masih menunggu kesepakatan pihak Keraton Jogja. Namun pada prinsipnya, pihak kontraktor siap apabila harus melakukan relokasi.

Agung menyatakan, sebelum relokasi makam yang terdampak Tol Jogja-Solo nantinya akan ada pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Agar kemudian dapat ditemukan titik temu atau kesepakatan untuk upaya relokasi.

“Kami masih menunggu apraisal ulang (kesepakatan) dari Keraton Jogja untuk relokasi makam Kiai Kromo Ijoyo,” ungkap Agung. (inu/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#makam #sleman #tol jogja solo #relokasi