Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Katering Viral Pinkan Mambo: Antara Sensasi, Kritik, dan Kisah Perjuangan

Iwa Ikhwanudin • Senin, 8 September 2025 - 19:04 WIB
review ketering viral Pinkan Mambo.
review ketering viral Pinkan Mambo.

RADAR MALIOBORO - Pinkan Mambo, nama yang sudah tak asing lagi di panggung musik Indonesia, kini kembali menjadi sorotan publik. Namun, kali ini bukan karena lagu lagu hitsnya, melainkan karena bisnis kuliner yang ia rintis. Setelah sebelumnya viral dengan jualan donat, Pinkan kini merambah bisnis katering dengan nama "Pinkan Mambo Kitchen". Layanan katering ini dengan cepat menjadi buah bibir di media sosial, bukan hanya karena nama besar Pinkan, tetapi juga karena harga yang kontroversial dan ulasan jujur dari para food vlogger.

Keputusan Pinkan untuk terjun ke bisnis katering ini bukanlah tanpa alasan. Dalam beberapa kesempatan, ia mengaku ingin memiliki sumber penghasilan yang stabil di luar dunia hiburan untuk membiayai keluarganya. Ia menunjukkan dedikasi yang luar biasa dengan mengerjakan hampir semua pesanan seorang diri, mulai dari memasak, mengemas, hingga mengantar makanan. Sikapnya yang rendah hati dan kerja keras ini sukses menarik simpati publik. Pinkan terlihat tak malu untuk mempromosikan dagangannya secara langsung, menunjukkan semangatnya sebagai seorang ibu yang berjuang.

Namun, yang membuat katering Pinkan viral adalah harganya yang dianggap "tidak masuk akal" oleh banyak orang. Beberapa menu seperti tumis kangkung dibanderol hingga Rp150.000, sementara ayam woku mencapai Rp250.000 per porsi. Harga fantastis ini memicu rasa penasaran warganet, termasuk para food vlogger dan influencer kuliner, yang berbondong bondong memesan untuk membuktikan sendiri. Ulasan dari beberapa food vlogger ternama, seperti Meimei Mecin dan Felix Kurniawan, menunjukkan bahwa rasa masakan Pinkan memang enak, namun dinilai tidak sebanding dengan harganya yang premium.

Reaksi publik terhadap bisnis Pinkan Mambo ini terbagi menjadi dua. Di satu sisi, banyak yang memberikan dukungan dan salut atas kegigihan Pinkan dalam berbisnis, terutama di tengah kondisi sulit. Mereka melihatnya sebagai inspirasi. Disisi lain, tak sedikit pula yang melayangkan kritik pedas terhadap harga dan tampilan makanan yang dianggap terlalu sederhana. Kritik ini seringkali membandingkan katering Pinkan dengan katering lain yang menawarkan harga lebih terjangkau dengan kualitas yang sepadan, seperti katering milik Ci Mehong.

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pinkan mambo #katering #viral #kritik #perjuangan #sensasi #kisah