Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bolehkan Makan dan Minum di Depan Orang yang sedang Berpuasa? Simak Penjelasan Hukum dan Adabnya

Marsa Andiny Putri • Jumat, 29 Maret 2024 - 03:35 WIB
Ilustrasi makan dan minum didepan orang berpuasa.
Ilustrasi makan dan minum didepan orang berpuasa.

RADAR MALIOBORO - Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, sering muncul sebuah pertanyaan di benak, bolehkah makan dan minum di depan orang yang sedang berpuasa? Walaupun hal ini mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang, namun sudut pandangnya berbeda dengan sudut pandang Hukum Agama.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Penyakit Jantung Berpuasa? Simak Penjelasannya

Apakah itu mengganggu atau malah diperbolehkan? Melalui pandangan para ulama, mari kita gali lebih dalam untuk memahami hukum dan adab di balik tindakan ini, serta implikasinya dalam menjaga kerukunan dan toleransi.

Dilansir dari kanal YouTube Era Islam (27/3), terdapat video mengenai pertanyaan ini. Dalam video tersebut, Ustad Khalid Basalamah menjelaskan pandangannya jika makan didepan orang yang sedang berpuasa itu tidak dosa, tetapi makruh hukumnya.

Baca Juga: Film Godzilla Vs Kong Tayang Sebentar Lagi, Berikut Beberapa Fakta Menarik

Kemudian jika seseorang tidak berpuasa karena suatu penyakit, misalnya saat haid, memasak di dapur dan makan di depan orang yang berpuasa, maka lebih baik diketahui tingkah lakunya, namun hal itu tidak membuatnya berdosa.

Sebagaimana fatwa Ulama yang menyebutkan bahwa pada bulan Ramadhan dibolehkan seorang muslim berjualan makanan karena ada orang lanjut usia seperti musafir, non muslim, orang yang sedang haid dan nifas. Tentu saja, ada etika yang harus diperhatikan.

Baca Juga: Resep Martabak Telur Kornet, Cemilan Buka Puasa yang Nggak Pelit Isi dan Pastinya Crispy

Meskipun makan secara sah di depan orang yang sedang berpuasa tidak dianggap dosa, penting bagi setiap orang untuk memahami dan menghormati etika yang terkait dengan aktivitas ini.

Adab merupakan bagian vital dari agama Islam yang mengajarkan kesopanan, penghargaan, dan rasa tanggung jawab terhadap perasaan orang lain. Ketika seseorang makan di depan orang yang sedang berpuasa, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa aspek adab yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Terjerat Korupsi Timah, Helena Lim Crazy Rich PIK Jadi Tersangka

Pertama, penting untuk menunjukkan empati dan pengertian terhadap rintangan yang dihadapi oleh orang yang sedang berpuasa. Meskipun secara hukum tidak dilarang, namun tindakan tersebut bisa memunculkan rasa lapar dan haus yang lebih besar pada orang yang berpuasa, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan secara psikologis. Dengan memahami hal ini, kita dapat menunjukkan rasa hormat dan menghargai kesungguhan mereka dalam menjalankan ibadah puasa.

Kedua, menjaga kebersihan dan tidak menyebarkan aroma makanan di sekitar orang yang sedang berpuasa merupakan bagian penting dari adab. Hal ini bertujuan untuk menghindari godaan dan meminimalkan ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh orang yang sedang berpuasa.

Baca Juga: Mengenal Item Build Yin Mobile Legends Tersakit, Si Fighter Tukang Adu Mekanik

Sebisa mungkin, kita dapat memilih untuk makan di tempat yang lebih terpisah atau menutup makanan dengan tudung atau penutup untuk mengurangi penyebaran aroma.

Ketiga, berkomunikasi secara sopan dan meminta izin sebelum mulai makan di depan orang yang sedang berpuasa merupakan tindakan yang sangat dihargai. Dengan berbicara secara terbuka dan hormat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menghindari kesalahpahaman. Memiliki kesadaran akan perasaan dan kebutuhan orang lain merupakan nilai yang sangat dijunjung tinggi dalam Islam.

Baca Juga: Suami Sandra Dewi Terseret Kasus Korupsi, Gaya Hidup Mewah jadi Sorotan dan Panen Hujatan dari Netizen

Dengan demikian, meskipun secara hukum tidak dianggap sebagai dosa, memperhatikan adab makan dan minum di depan orang yang sedang berpuasa merupakan langkah kecil namun penting dalam meningkatkan kesadaran sosial kita. Ini adalah bentuk konkret dari penghormatan terhadap nilai-nilai agama, perasaan sesama, dan kesucian bulan Ramadan yang mulia. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#puasa #Saat #makan minum