Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Generasi Z adalah Orang-Orang Ambisius yang Tergerus Masifnya Modernisasi. Berikut Tantangan Pelestarian Seni dan Budaya di Kalangan Generasi Z

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 26 Desember 2024 | 19:30 WIB
(ilustrasi generasi digitalisasi, Canva)
(ilustrasi generasi digitalisasi, Canva)

RADAR MALIOBORO - Indonesia memiliki beragam budaya dan ke semuanya harus dilestarikan secara turun-temurun supaya lekang akan waktu dan perkembangan zaman yang pesat serta masif.

Perkembangan zaman ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi Z untuk dapat mempertahankan dan melestarikan budaya.

Generasi Z mendapatkan banyak informasi melalui media online yang dapat menghubungkan mereka dengan dunia luar berskala internasional.

Saat ini kita dapat menerima banyak informasi terbarukan tentang apa saja yang dapat kita kenal sebagai “trend”.

Fenomena trend ini memungkinkan berbagai kebiasaan baru dikenal banyak orang, misalnya trend make up, trend pakaian, trend hijab, bahkan tran relationship.

Generasi Z ditantang untuk menghadapi fenomena gunung es, dimana informasi ternyata memiliki berbagai kebenaran, yang akhirnya memaksa untuk lebih teliti dalam menelaah informasi supaya dapat memberikan respons yang sesuai.

Zaman yang terus berjalan menandakan bahwa generasi Z menjadi penerus selanjutnya bagi budaya dan bangsa Indonesia, mereka adalah orang-orang yang lahir pada tahun 1997-2009.

Pada tahun ini sudah menginjak usia dewasa dan menempati posisi-posisi penting dalam banyak aspek kehidupan.

Contohnya generasi Z telah menempati profesi sebagai seorang guru. Lantas bagaimana cara mereka berbagi ilmu sebagai tenaga pengajar?

Melalui trend yang beredar dapat dilihat generasi Z cenderung santai dalam menjalankan apapun dan mereka tidak lagi apatis, mereka adalah orang-orang yang kritis dalam merespon suatu isu.

Seperti yang kita tahu saat ini zona generasi Z semakin lebar dan artinya suara mereka sanggup untuk membuat suatu gerakan masyarakat.

Hal inilah yang harus kita perhatikan untuk dapat menempatkan generasi Z dalam posisi sebaik-baiknya dengan melibatkan mereka dalam pelestarian seni dan budaya.

Dalam hal ini akan muncul sejumlah tantangan, di antaranya:

1. Generasi Z akan sangat bergantung dengan teknologi, perlu adanya kolaborasi yang tepat antara pelestarian budaya dan teknologi.

Biasanya generasi Z akan lebih banyak terpapar budaya asing, dengan ini cenderung menjadi ancaman jangka panjang terhadap identitas dan nilai budaya lokal.

Kolaborasi dapat dilakukan dengan memunculkan perspektif baru terhadap nilai seni dan budaya.

Generasi Z memiliki sikap progresif, berorientasi pada aksi sosial, hal ini tercermin dalam seni dan kebudayaan yang mereka konsumsi atau ciptakan.

Mereka cenderung bersuara untuk kesetaraan.

2. Karakteristik Generasi Z adalah orang-orang yang rentan terhadap kecemasan, biasanya dikarenakan adanya bias informasi yang masif akibat modernisasi.

Ada kalanya Generasi Z dapat mengalami kecemasan, karena tidak dapat jauh dari perangkat teknologi, hal ini mencerminkan bagaimana Generasi Z akan lebih mudah merasa bosan, sehingga dalam eksekusi nilai-nilai seni cenderung pasif.

Apalagi sifat seni dan budaya yang masih tradisional.

Cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memulai kebiasaan tradisional seni dan budaya di antara sibuknya aktivitas, misalnya mengajak mereka untuk memainkan permainan tradisional atau membiasakan mereka mengenakan pakaian adat pada hari-hari tertentu.

Generasi Z dikenal oleh generasi di atasnya sebagai orang-orang yang malas dan sering kehilangan motivasi sehingga membuat mereka tampak tidak memiliki daya jika ditempatkan pada aspek manapun.

Namun jangan salah, generasi Z adalah orang-orang yang ambisius dan berorientasi pada orang, fleksibel dalam menerima dan merespons informasi sehingga dapat menemukan peluang melalui cara berpikir yang terasa oleh fenomena gunung es.

(Marina Juliana: berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#generasi z #genz #ambisi #motivasi