Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ratusan Siswa di Banggai Kepulauan Keracunan MBG, Pemerintah Bergerak Cepat

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 19 September 2025 | 00:04 WIB
Ratusan siswa di Banggai Kepulauan keracunan MBG.
Ratusan siswa di Banggai Kepulauan keracunan MBG.

RADAR MALIOBORO - Pada Rabu ( 17/9/2025), sekitar 251 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, diduga mengalami keracunan massal. Insiden ini terjadi setelah mereka mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan pemerintah dalam program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi para pelajar.

Gejala yang dialami para siswa meliputi mual, muntah, pusing, hingga sakit perut. Beberapa siswa harus dilarikan ke Rumah Sakit Trikora Salakan untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebagian lain yang sempat pulang akhirnya kembali mendapatkan penanganan medis karena kondisi yang memburuk. Sebagai antisipasi agar layanan kesehatan tetap optimal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mendirikan tenda darurat di halaman rumah sakit untuk menampung korban keracunan ini.

Menurut hasil sementara, penyebab keracunan diduga berasal dari menu ikan cakalang yang disajikan dalam MBG tersebut. Sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan sudah dikirim ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palu untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan.

Jumlah siswa yang menjadi korban dilaporkan mencapai hingga 251 orang dari sekitar 3.000 penerima MBG di wilayah itu. Dari para korban, sekitar 78 masih menjalani perawatan dan pengawasan medis sedangkan lainnya sudah boleh pulang.

Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini dan menjamin pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG agar hal serupa tidak terulang. Pemerintah bersama dinas kesehatan terus memantau perkembangan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.

Kasus keracunan massal karena MBG ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, beberapa daerah lain juga pernah melaporkan kejadian serupa yang memicu perhatian publik dan dorongan evaluasi program makanan bergizi untuk pelajar guna memastikan keamanan pangan.

Kepolisian dan dinas kesehatan setempat, sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait sumber dan penyebab keracunan. Pihak medis juga mengimbau agar pelaksanaan program pemberian makanan bergizi lebih ketat dalam pengawasan kebersihan dan mutu bahan makanan.

Baca Juga: Time Management itu Penting, Ini Dia Tips Membagi dan Mengatur Waktu Secara Baik!

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Makan Bergizi Gratis #keracunan #Mbg