Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menguak Jejak Para Pendiri Bangsa: Ini Dia Tokoh-Tokoh di Balik Ikrar Suci Sumpah Pemuda 1928

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:21 WIB
Pelaksanaan Kongres Pemuda II yang dihadiri oleh perwakilan pemuda-pemuda Indonesia pada 27-28 Oktober 1928  (Sumber: Radar Semarang)
Pelaksanaan Kongres Pemuda II yang dihadiri oleh perwakilan pemuda-pemuda Indonesia pada 27-28 Oktober 1928 (Sumber: Radar Semarang)

RADAR MALIOBORO – Sumpah Pemuda merupakan buah dari peran besar dan perjuangan tak kenal lelah sejumlah tokoh yang berupaya mewujudkan persatuan Indonesia di bawah masa penjajahan. Tanggal 28 Oktober 1928, lebih dari sekadar catatan sejarah, adalah puncak dari tekad kuat dan kerja keras pada pemuda demi mencapai bangsa yang merdeka. 

Terdapat beberapa tokoh penting dibalik lahirkan sumpah pemuda yang diperingatkan setiap tanggal 28 Oktober. Berikut penjelasan sosok tersebut lengkap dengan biografi singkatnya.

1. Soegondo Djojopoespito

Peran sentral Soegondo Djojopoespito sebagai ketua PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) sangat menentukan dalam menyatukan organisasi kepemudaan yang terpecah berdasarkan kedaerahan. Berkat visi dan kearifannya, ia sukses memimpin Kongres Pemuda II, mengarahkan semua aspirasi yang ada untuk mencapai satu cita-cita Bersama, yakni persatuan Indonesia.

2. R.M Joko Marsaid

Sosok R.M Joko Marsaid, yang juga dikenal dengan nama Tirtodiningrat, membawa warna tersendiri dalam pelaksanaan Kongres Pemuda II sebagai wakil ketua. Sebagai aktivis Jong Java, ia membuktikan bahwa organisasi kedaerahan bisa bergerak bersama demi kepentingan yang lebih besar. Di Tengah berbagai tantangan pada masa itu, Marsaid tetap konsisten memperjuangkan persatuan pemuda melalui perannya yang strategis. 

3. Soenario Sastrowardoyo 

Soenario Sastrowardoyo memiliki peran utama sebagai penasihat panitia Kongres Pemuda II. Ia adalah ahli hukum (Meester in de Rechten), politisi, dan seorang diplomat. 

4. Moh. Yamin

Mohammad Yamin, tokoh multitalenta dari Minangkabau (lahir 1903) yang menguasai sastra dan hukum, adalah visioner di balik perubahan fundamental bangsa, melebihi sekadar sekretaris Kongres Pemuda II. Selain merumuskan teks Sumpah Pemuda, Yamin juga menggagas penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sebagai penyair, ia menyadari kekuatan bangsa dalam menyatukan bangsa. 

Baca Juga: Mitos di Balik Pisang Goreng Kopi Klotok Jogja: Mengapa Tak Boleh Dibawa Pulang?

5. Amir Sjarifoeddin Harahap

Amir mewakili organisasi kepemudaan Jong Batak Bond. Dalam susunan panitia Kongres Pemuda II, beliau menjabat sebagai Bendahara. Selain itu, ia juga aktif mencetuskan ide-ide dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda. 

6. W. R. Supratman

Pada Kongres Pemuda II, W.R. Supratman memainkan lagu “Indonesia Raya” dengan biola miliknya sebagai bagian dari penutupan Kongres. Saat ini, lagunya menjadi lagu kebangsaan Indonesia. 

7. Sarmidi Mangoensarkoro

Dalam Kongres Pemuda I dan II, Sarmidi menjadi pembicara yang menyampaikan akan pentingnya pendidikan bagi bangsa Indonesia. 

8. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo

Ia adalah pemimpin Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). Kongres Pemuda II Sekarmadji menjadi sekretaris perumusan naskah Sumpah Pemuda. 

9. Kasman Singodimedjo

Dalam Kongres Pemuda II Kasman menjadi Wakil dari organisasi pemuda berasas Islam, yakni Jong Islamieten Bond (JIB). Kasman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2018. 

10. Sie Kong Liong

Ia merupakan tokoh keturunan Tionghoa yang menyediakan tempat untuk pelaksanaan Kongres Pemuda II. Rumah ini berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta. Kini tempat pelaksanaan Kongres Pemuda II dikenal sebagai Museum Sumpah Pemuda. 

Baca Juga: Kenapa Dilarang Pakai Baju Hijau di Pantai Parangtritis? Ini Penjelasan di Baliknya!

(Hanifah Okta Romadhoni)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sumpah pemuda #Tokoh #perjuangan #indonesia #persatuan