JOGJA - Dunia pendidikan Yogyakarta banyak menelurkan bibit unggul berprestasi kelas dunia. Salah satunya adalah Bima Sultan Ahza, remaja lulusan SMP Negeri 5 Yogyakarta yang berhasil diterima di sekolah unggulan nasional, MAN Insan Cendekia Serpong, melalui jalur prestasi. Remaja multitalenta ini tidak hanya menguasai riset ilmiah internasional dengan raihan medali emas, tetapi juga merupakan peraih Anugerah Gubernur DIY di bidang seni.
Keberhasilan Ahza menembus seleksi di salah satu sekolah terbaik nasional ini didukung oleh sederet prestasi luar biasa di bidang riset, sains, hingga seni. Di kancah internasional, ia sukses menyabet Medali Emas Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 dan Medali Perak World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2023.
Rekam jejak internasionalnya bahkan sudah dimulai sejak menjadi siswa SD Muhammadiyah Sapen, di mana ia meraih Juara 2, mewakili Indonesia dalam konferensi global dan kompetisi kolaborasi internasional bersama siswa dari India pada tahun 2022. Tak hanya itu, Ahza memiliki keahlian yang kuat dalam News Reading, dan aktif dalam kegiatan literasi bahasa Inggris.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar "Astra Motor Menyapa Desa Wisata Krebet"
Sementara di tingkat nasional, Ahza mengamankan Juara 2 Scientific Writing Pradita Dirgantara Competition (PDC) 2025, Medali Emas Olimpiade Sains Nasional (Omnas) 2023, serta sukses menulis bersama rekan buku 'Jogja dalam Jejak dan Jeda' berkolaborasi dengan Walikota Yogyakarta Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K).
Tidak hanya cemerlang di bidang riset, remaja yang aktif di organisasi OSIS ini juga mengukir prestasi gemilang di bidang seni berjenjang. Melalui ajang FLS2N, Ahza berhasil meraih Medali Perunggu tingkat Nasional tahun 2024 pada bidang Ansamble Campuran, Juara 2 tingkat Provinsi, dan Juara 2 tingkat Kota Yogyakarta.
Kemampuan akademiknya pun dibuktikan lewat capaian gemilang pada penambahan nilai prestasi kumulatif sebesar 9,50 serta penguasaan materi yang mumpuni. Pada Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD), Ahza meraih nilai 96,67 untuk mata pelajaran IPA dan 93,33 untuk Bahasa Inggris. Sedangkan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA), ia mencatatkan nilai 93,33 pada mata pelajaran Matematika dan 90,00 untuk Bahasa Indonesia.
Kepala SMPN 5 Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti, MPd BI menyatakan rasa bangga yang mendalam atas komitmen, disiplin, dan integritas tinggi yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut selama menempuh studi. "Ananda Ahza merupakan siswa berprestasi nasional yang tercatat di Puspresnas, memiliki kesiapan tinggi untuk mengikuti pendidikan berasrama, serta unggul dalam penguasaan bahasa asing dan sains," ujarnya, baru-baru ini.
Pihak sekolah menegaskan bahwa rekam jejak yang begitu padat dan berkarakter mulia ini menjadi modal utama sang siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan tingkat lanjut. Di samping cakap dalam berorganisasi dan menguasai berbagai disiplin ilmu, Ahza juga dikenal sebagai sosok yang taat beribadah serta selalu sopan dalam berperilaku sehari-hari.
Raihan komprehensif dari siswa jenius yang berjiwa seni tinggi ini diharapkan mampu memacu semangat positif serta menjadi teladan nyata bagi seluruh generasi muda di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa dengan ketekunan dan keseimbangan minat, pelajar daerah mampu bersaing secara kompetitif serta menjadi rebutan di lembaga pendidikan terbaik nasional.
Saat ditemui, Ahza tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan rona bahagia atas pencapaian luar biasa ini. Baginya, kesempatan emas melangkah ke MAN Insan Cendekia Serpong merupakan buah manis dari untaian doa dan dukungan penuh dari orang-orang terdekat.
"Saya sangat bersyukur atas karunia ini. Terima kasih yang tak terhingga saya haturkan kepada Bapak dan Ibu Guru yang tanpa lelah membimbing serta menempa potensi saya, juga kepada orang tua yang selalu mendampingi di setiap langkah saya. InsyaAllah, momentum ini akan menjadi motivasi terbesar bagi saya untuk terus belajar dan berkembang lebih baik lagi," ujar Ahza.
Editor : Iwa Ikhwanudin