RADAR MALIOBORO – Pemerintah Australia mulai memperketat kebijakan imigrasi bagi mahasiswa internasional. Salah satu perubahan yang disiapkan adalah pembatasan bagi mahasiswa asing untuk membawa pasangan maupun anak selama menempuh pendidikan di Negeri Kanguru.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah Australia untuk mengendalikan pertumbuhan migrasi bersih dalam beberapa tahun mendatang.
Dengan aturan baru tersebut, sebagian besar mahasiswa internasional diperkirakan harus berangkat ke Australia tanpa membawa anggota keluarga. Selama ini, pasangan dan anak tanggungan masih memiliki jalur untuk mengajukan visa keluarga yang memungkinkan mereka tinggal bersama mahasiswa.
Data pemerintah Australia mencatat lebih dari 337.000 visa mahasiswa diterbitkan pada tahun finansial sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 46.000 pemohon merupakan anggota keluarga atau tanggungan.
Baca Juga: Indonesia Kembali Dinobatkan Negara Paling Dermawan di Dunia, Kalahkan Negara-Negara Kaya
Perubahan ini akan menjadi pengetatan dibandingkan ketentuan yang selama ini berlaku bagi pemegang Student Visa.
Sebelumnya, pasangan maupun anak tanggungan masih dapat mengajukan visa sebagai anggota keluarga sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Informasi pada situs resmi Study Australia juga menyebut anggota keluarga mahasiswa dapat menyusul dalam kondisi tertentu, dengan syarat telah dicantumkan dalam aplikasi visa mahasiswa.
Australia Tekan Migrasi Bersih
Pemerintah Australia menyebut pengetatan tersebut berkaitan dengan upaya mengendalikan pertumbuhan migrasi dan jumlah pemegang visa sementara di negara tersebut.
Pemerintah menargetkan angka migrasi bersih turun dari sekitar 300.000 orang menjadi 225.000 orang pada 2027-2028.
Pembatasan bagi mahasiswa internasional menjadi salah satu bagian dari perubahan sistem migrasi Australia yang lebih luas.
Selain mahasiswa, pemerintah juga meningkatkan pengawasan terhadap pemegang visa yang tinggal melebihi masa berlaku serta memperketat perpindahan dari satu jenis visa ke jenis visa lainnya.
Kebijakan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai dampak pertumbuhan jumlah pendatang terhadap berbagai sektor di Australia. Mulai dari ketersediaan perumahan, infrastruktur, pasar tenaga kerja, hingga kapasitas sektor pendidikan.
Calon Mahasiswa Diminta Cermat
Perubahan kebijakan tersebut menjadi perhatian bagi calon mahasiswa internasional yang berencana menempuh pendidikan di Australia bersama keluarga.
Baca Juga: Viral Remaja Thailand Punya Teman Nongkrong Seekor Angsa, Wajahnya Disebut Mirip Aktor GMMTV
Rencana membawa pasangan maupun anak perlu diperhitungkan sejak awal, terutama karena ketentuan visa keluarga dapat berubah mengikuti kebijakan imigrasi pemerintah.
Sebelumnya, Australia masih memberikan kesempatan bagi keluarga mahasiswa tertentu untuk ikut tinggal melalui mekanisme visa yang berlaku.
Karena itu, calon mahasiswa internasional disarankan memeriksa ketentuan terbaru sebelum mengajukan visa agar rencana pendidikan sekaligus kebutuhan keluarga dapat dipersiapkan dengan matang.