RADAR MALIOBORO - Kabar membanggakan datang dari dunia bola voli tanah air.
Timnas Voli Putra Indonesia baru saja mengukir sejarah baru dengan menjuarai ajang bergengsi AVC Men's Volleyball Cup 2026.
Keberhasilan dramatis ini langsung disambut hangat oleh Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) dengan guyuran bonus ratusan juta rupiah serta kepastian masa depan sang pelatih.
Bonus Rp 900 Juta untuk Sang Juara
Apresiasi luar biasa langsung diberikan oleh Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo.
Pihak federasi menggelontorkan total bonus sebesar Rp 900 juta untuk seluruh skuad.
Masing-masing atlet dan pelatih mengantongi Rp50 juta sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.
"Kami memberikan bonus ini sebagai apresiasi. Kalau nanti ada tambahan bonus dari pihak lain, tentu kami sangat bersyukur," ujar Imam dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: BigHit Music Ambil Langkah Hukum, Privasi CORTIS Jadi Prioritas
Langkah manis Tim Garuda ini dipastikan setelah mereka menumbangkan tim kuat Korea Selatan di partai final yang berlangsung di Veer Savarkar Sports Complex, Amdavad, Minggu malam WIB.
Indonesia menang lewat tiga set langsung dengan skor ketat 34-32, 25-16, dan 25-23.
Imam mengaku sangat bangga karena selama tiga periode menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI, skuad kali ini dinilai memiliki kekompakan dan chemistry terbaik.
Prestasi ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan voli di Indonesia berada di jalur yang tepat dan mulai diakui sebagai kekuatan baru di Asia.
Reidel Toiran Dikontrak hingga Asian Games 2026
Selain membagikan bonus, PP PBVSI juga membawa kabar baik mengenai masa depan kursi kepelatihan.
Kedatangan Timnas Voli Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin siang langsung disambut dengan pengumuman penting yakni Reidel Alfonso Toiran resmi dipatenkan sebagai pelatih tetap.
Baca Juga: 2087 Warga Tidak Mampu di Klaten Nyatakan Mentas dari Miskin
Imam Sudjarwo menegaskan bahwa pelatih asal Kuba tersebut akan mengawal ketat performa Tim Garuda, setidaknya hingga ajang SEA V League 2026 dan Asian Games 2026.
"Kami tunjuk dan sebentar lagi kami bikinkan berkas kerja sama. Sudah, ini ketua umum yang ngomong, mereka sudah pasti dipakai sampai Asian Games," tegas Imam.
Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa Toiran hanyalah pelatih sementara atau caretaker. Imam meluruskan bahwa sejak awal PBVSI tidak pernah mengenal istilah pelatih sementara untuk posisi Toiran.
Dari Pelatih Dadakan Menuju Kontrak Jangka Panjang
Menariknya, penunjukan Toiran di awal turnamen sebenarnya terjadi karena situasi darurat.
Sebelumnya, pada Mei 2026, PBVSI sempat menunjuk Sergio Valdares Veloso untuk menggantikan Jeff Jiang Jie demi persiapan AVC Men's Cup.
Baca Juga: Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Menuju Mandiri Melalui Hawker Roti
Namun, beberapa hari menjelang kompetisi dimulai, Veloso batal memimpin tim karena terkendala masalah izin kerja di Indonesia.
Toiran kemudian masuk sebagai pengganti di saat-saat terakhir.
Meski terkesan mendadak, pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 ini justru berhasil membuktikan kualitasnya dengan membawa pulang trofi juara yang belum pernah diraih Indonesia sebelumnya.
Berkat strategi dan prestasi magisnya itulah, PBVSI tanpa ragu langsung memperpanjang masa bakti Coach Toiran.
Editor : Meitika Candra Lantiva