Pengumuman ini disampaikan Sony melalui sebuah unggahan di blog resminya dan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam industri gim yang dalam beberapa tahun terakhir semakin beralih ke distribusi digital.
"Seiring perubahan preferensi konsumen dan industri hiburan yang terus bergerak meninggalkan media fisik menuju distribusi digital, kami menyesuaikan diri dengan tren tersebut," tulis Sony.
Perusahaan menilai peralihan ke format digital merupakan langkah alami karena mayoritas pemain kini lebih memilih membeli dan mengunduh gim secara daring dibandingkan menggunakan cakram fisik.
Menyusul Langkah GTA VI
Keputusan Sony diumumkan hanya beberapa hari setelah Rockstar Games mengonfirmasi bahwa **Grand Theft Auto VI (GTA VI)** juga akan diluncurkan tanpa cakram fisik.
Langkah dua perusahaan besar tersebut dinilai menjadi tonggak penting yang menandai semakin berkurangnya peran media fisik dalam industri gim global.
Meski demikian, kebijakan Sony menuai kritik dari sebagian komunitas gim.
Jurnalis gim Vikki Blake menyebut keputusan tersebut sebagai pukulan terhadap hak konsumen.
Menurutnya, hilangnya cakram fisik akan menyulitkan upaya pelestarian gim serta merugikan pemain yang memiliki anggaran terbatas dan selama ini mengandalkan jual-beli gim bekas atau meminjam gim dari teman.
"Belum lama ini Sony bahkan pernah membuat iklan yang menonjolkan betapa mudahnya berbagi gim di PlayStation 4 sebagai sindiran terhadap Xbox. Kini situasinya justru berbalik," ujarnya.
Dikhawatirkan Berdampak ke Toko Gim
Editor The Game Business, Christopher Dring, mengaku keputusan tersebut cukup mengejutkan meski pembelian digital memang telah menjadi metode utama bagi pengguna PlayStation.
Baca Juga: Yuni Jasmine Debut Jadi Setan di Film Horor, Rela Tinggalkan Citra Barbie Demi Peran Perdana
Menurutnya, jutaan kopi gim fisik masih terjual setiap tahun sehingga penghentian format cakram akan menjadi kabar buruk bagi industri ritel.
Kritik juga datang dari Lootbox Gaming, toko gim independen di Delaware, Amerika Serikat, yang sebelumnya menolak menjual edisi fisik tanpa cakram GTA VI.
Perusahaan itu menilai kebijakan tersebut bukan hanya merugikan pemain dan kolektor, tetapi juga pengembang, penerbit, distributor, hingga toko ritel.
"Mereka yang peduli terhadap gim dan hak untuk benar-benar memiliki produk yang dibeli akan dirugikan," kata juru bicara Lootbox Gaming.
Game Lama Tetap Aman
Sony menegaskan bahwa perubahan ini hanya berlaku untuk game baru yang dirilis mulai Januari 2028. Seluruh game yang telah dirilis atau akan diluncurkan sebelum tanggal tersebut tetap tersedia dalam format yang telah diumumkan sebelumnya.
Namun, Sony juga tengah menghadapi sorotan terkait kebijakan digital lainnya. Perusahaan sebelumnya mengumumkan lebih dari 500 film dan acara televisi yang dibeli pengguna melalui PlayStation Store akan dihapus dari perpustakaan digital mereka tanpa kompensasi.
Sony menjelaskan langkah itu diambil karena berakhirnya kerja sama lisensi dengan StudioCanal, sehingga perusahaan tidak lagi memiliki hak untuk menyediakan konten tersebut. Film dan serial yang terdampak dijadwalkan hilang dari akun pengguna mulai 1 September.
Di sisi lain, sejumlah pemain juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap masa depan kepemilikan gim digital. Tanpa versi cakram, pengguna tidak lagi dapat meminjamkan gim kepada teman ataupun menjualnya kembali seperti yang selama ini dilakukan pada salinan fisik.
Hingga kini, Sony belum memberikan penjelasan apakah di masa depan akan tersedia fitur yang memungkinkan pengguna mengalihkan kepemilikan gim digital kepada orang lain.
Editor : Bahana.