Skincare Kok Nggak Ngaruh? Ini 5 Ciri dan Solusi Cepat Mengatasi Permasalahan Kulit

Azri Ghaida Nur Ilya Nahdi • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Purging pada wajah. (Freepik)
Purging pada wajah. (Freepik)

 


RADAR MALIOBORO - Sudah beli skincare mahal, rajin pakai tiap hari, tapi kulit malah makin bermasalah?

Sebelum buru-buru menyalahkan produknya, perlu dipahami bahwa tidak semua jerawat atau kemerahan yang muncul setelah pakai skincare baru berarti produknya tidak cocok.

Ada fenomena bernama purging, proses wajar saat kulit beradaptasi dengan bahan aktif seperti retinol, AHA, BHA, atau vitamin C, yang justru mempercepat regenerasi sel kulit.


Bedanya dengan breakout sungguhan, purging biasanya muncul di area yang memang sering berjerawat, dan mereda dalam beberapa minggu.

Baca Juga: HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Kenalkan Ekosistem Pintar untuk Menjawab Kebutuhan Generasi Muda

Sementara breakout akibat produk tidak cocok, munculnya di area yang jarang bermasalah, jerawatnya lebih meradang, dan tidak kunjung membaik selama produknya masih dipakai.


Kalau sudah yakin bukan cuma purging biasa, berikut 5 ciri utama skincare-mu memang benar-benar bermasalah dan cara mengatasinya.


1. Kulit makin kering, perih, atau justru makin berminyak berlebihan


Ini tanda skin barrier atau lapisan pelindung kulitmu sedang rusak, biasanya akibat pemakaian bahan aktif kuat secara berlebihan atau terlalu sering cuci muka.

Baca Juga: BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia

Cara mengatasi: Setop dulu semua produk eksfoliasi dan bahan aktif selama 7-10 hari. 

Ganti sementara dengan memakai pembersih lembut, pelembap dengan ceramide atau hyaluronic acid, dan sunscreen di pagi hari.


2. Jerawat baru muncul di area yang biasanya mulus


Kalau breakout muncul di pipi atau area yang jarang berjerawat, bukan di zona langgananmu seperti dahi atau dagu, ini tanda kuat produknya memang tidak cocok.


Cara mengatasi: Hentikan produk yang dicurigai jadi penyebabnya, beri waktu kulit pulih, lalu gunakan pembersih lembut dan pelembap non-komedogenik sementara waktu.

Baca Juga: Teaser Trailer Film Laut Bercerita Resmi Rilis, Adaptasi dari Novel Laut Bercerita


3. Terlalu banyak bahan aktif dipakai sekaligus

Menumpuk vitamin C, retinol, AHA, BHA, dan niacinamide dalam satu rutinitas bersamaan justru bikin kulit kewalahan, muncul kemerahan, mengelupas, atau rasa tidak nyaman yang menetap.

Cara mengatasi: Cukup satu bahan aktif utama per waktu. Misal pagi pakai vitamin C atau antioksidan ringan, malam pilih salah satu saja antara retinol atau AHA/BHA.

Jangan digabung dalam satu malam atau waktu yang sama.


4. Sudah dipakai berminggu-minggu tapi hasilnya nihil

Banyak yang menyerah terlalu cepat, padahal kebanyakan bahan aktif memang butuh waktu 6-12 minggu pemakaian konsisten sebelum hasilnya benar-benar terlihat.

Cara mengatasi: Beri waktu minimal 6 minggu sebelum menyimpulkan produk tidak bekerja, kecuali ada tanda iritasi jelas.

Bisa dengan foto kondisi kulit tiap minggu di pencahayaan yang sama, agar perubahan bertahap lebih mudah dilacak.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Andrea Bocelli Bakal Konser di Borobudur dan Jakarta

5. Gonta-ganti produk terlalu sering

Kalau cleanser, serum, dan pelembap terus berganti tiap beberapa hari, kulit tidak pernah punya waktu stabil untuk beradaptasi, dan kamu jadi susah tahu produk mana sebenarnya biang masalahnya.


Cara mengatasi: Kenalkan satu produk baru pada satu waktu, pakai konsisten 4-6 minggu, kecuali muncul reaksi jelas seperti perih atau alergi.

Jangan lupa, urutan pemakaian juga berpengaruh. Mulailah dari yang paling cair ke yang paling kental, cleanser, serum berbasis air, baru pelembap, dan sunscreen di pagi hari sebagai penutup.



Editor : Meitika Candra Lantiva
Solusi Cepat Mengatasi Permasalahan Kulit purging Ciri Skincare bermasalah skincare