RADAR MALIOBORO - Memadukan keindahan budaya dan pesona alam, Yogyakarta selalu menjadi magnet bagi wisatawan.
Ketersediaan harga yang terjangkau menjadi salah satu faktor pendukung pariwisata di kota Gudegi ini.
Berikut ulasan singkat lima apartemen ramah kantong di bawah 200.000 rupiah di dekat Malioboro, pusat budaya dan semarak di Yogyakarta.
1. Omah Sumur yang Nyaman
Berlokasi di Danurejan, Omah Sumur menawarkan kenyamanan dengan harga yang ekonomis, hanya Rp150.000 per malam.
Keunggulan utamanya adalah kedekatannya dengan Malioboro, hanya berjarak 200 meter, serta akses mudah ke Bandara Internasional Adisutjipto dan Stasiun Tugu. Fasilitasnya mencakup restoran dan Wi-Fi gratis, menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga.
2. Laura Backpackers, Surga Para backpacker
Dengan tarif mulai dari Rp120.000, Laura Backpackers di Tegal Panggung, Danurejan, menawarkan pengalaman menginap yang unik dengan suasana santai.
Penginapan ini dilengkapi dengan taman yang asri dan dapur bersama, serta lokasinya yang hanya 20 menit dari Malioboro membuatnya sempurna untuk petualangan urban.
3. Pondok 71, Ekonomis dan Mudah Diakses
Pondok 71 di Suryodiningratan, Mantrijeron, menawarkan tarif menginap mulai dari Rp60.000. Terletak di pinggir jalan raya, penginapan ini mudah ditemukan dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk kenyamanan tamu.
4. Homey Home, Kenyamanan Seperti di Rumah
Homey Home di Panggungharjo, Sewon, Bantul, hanya sepuluh menit dari Malioboro, menjanjikan kenyamanan dengan fasilitas lengkap seperti AC, TV, dan dapur bersama. Penginapan ini cocok bagi mereka yang mencari suasana hangat dan nyaman.
5. Omah Guyub, Nuansa Jawa yang Kental
Omah Guyub di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, menawarkan pengalaman menginap dengan nuansa Jawa yang khas mulai dari Rp100.000 per malam.
Lokasinya yang strategis dekat dengan tempat wisata menjadikan Omah Guyub pilihan yang menarik bagi para wisatawan.
Itulah lima rekomendasi penginapan yang menawarkan tarif ekonomis dan lokasi strategis di Yogyakarta, sempurna bagi Anda yang ingin menjelajahi kota ini tanpa menguras kantong.***
Editor : Iwa Ikhwanudin