Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Wisata Solo: Museum Keris Nusantara di Solo, Menyelami Sejarah dan Keindahan Pusaka Jawa

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 1 Agustus 2024 - 11:35 WIB
Salah satu display koleksi keris di Museum Keris Nusantara, Solo. (foto: bob.kemenparekraf.go.id)
Salah satu display koleksi keris di Museum Keris Nusantara, Solo. (foto: bob.kemenparekraf.go.id)

RADAR MALIOBORO - Keris, dengan bentuknya yang tajam dan bergelombang, adalah pusaka khas Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah dan spiritual.

Dianggap sebagai benda sakral, terutama bagi masyarakat Jawa, keris terus dilestarikan hingga kini.

Jika Anda berada di Kota Solo dan ingin mendalami lebih jauh tentang keris, Museum Keris Nusantara adalah tempat yang wajib.

Terletak di Jalan Bhayangkara No. 2, Sriwedari, Laweyan, Kota Solo, museum ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Agustus 2017.

Selain sebagai sarana edukasi, museum ini bertujuan melestarikan dan mengenalkan berbagai jenis keris kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

Museum Keris Nusantara terdiri dari empat lantai yang dipenuhi dekorasi ukiran kayu berwarna emas khas budaya Jawa.

Di lantai pertama, Wedharing Wacana, terdapat pintu utama, loket, ruang informasi, kantor, dan ruang audio.

Lantai kedua, Purwaning Wacana, memiliki ruang pamer, ruang bermain anak, ruang restorasi keris, dan perpustakaan.

Lantai ketiga, Cipta Adiluhung, dilengkapi dengan ruang diorama dan rest area.

Di lantai keempat, terdapat ruang kreativitas dan penyimpanan.

Museum ini memiliki sekitar 409 koleksi keris dari berbagai ukuran dan jenis.

Selain keris, ada juga video visual yang menampilkan perkembangan keris dari masa ke masa.

Arah bangunannya sendiri unik, tidak seperti bangunan umum lain di sekitar museum yang rata-rata mengarah ke barat, timur, atau selatan.

Museum Keris Nusantara menghadap ke barat laut.

Keris diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya non-bendawi Indonesia pada tahun 2005.

Museum Keris Nusantara juga mendapatkan sertifikat dari UNESCO sebagai pengakuan atas usaha menghargai dan menjaga kekayaan budaya lokal.

Museum Keris Nusantara buka setiap hari Selasa hingga Minggu dari pukul 09.00-12.00 WIB dan dilanjut pada pukul 13.00-14.00 WIB.

Biaya masuknya sangat terjangkau, yaitu Rp6.000 per pengunjung.

Dengan biaya masuk yang terjangkau dan pengalaman budaya yang mendalam, Museum Keris Nusantara adalah tempat yang sempurna untuk memahami dan menghargai salah satu warisan budaya paling penting di Indonesia.

(Rinda Martisa Fiorentina)
Sumber: surakarta.go.id

Editor : Iwa Ikhwanudin
#wisata surakarta #museum #wisata solo #wisata #wisata museum