Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Eksotisme Pantai Sawarna: Surga Tersembunyi di Banten yang Menyimpan Banyak Kisah Serta Daya Tarik yang Memukau

Tastabila Maika Warditya • Sabtu, 5 Oktober 2024 - 05:45 WIB

Keindahan Pantai Sawarna yang berada di Banten.
Keindahan Pantai Sawarna yang berada di Banten.


RADAR MALIOBORO - Pantai Sawarna yang terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, ternyata menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pantai yang berada di Desa Wisata Sawarna ini menawarkan panorama alam yang memukau, mulai dari pantai berpasir putih hingga gua-gua eksotis.

Lingkungan yang masih alami, budaya yang terjaga, serta keramahan masyarakat lokal menjadi magnet yang tak bisa diabaikan oleh para pengunjung yang mampir.

Menariknya, Pantai Sawarna juga memiliki cerita legenda yang menambah pesonanya. Konon, di pantai ini dimakamkan Jean Louis Van Gogh yang disebut-sebut sebagai sepupu dari pelukis terkenal, Vincent Van Gogh.

Meski begitu, legenda ini tetap menjadi salah satu daya tarik misterius dari Sawarna.

Desa ini juga menyimpan sejarah kelam di balik keindahannya. Pada masa penjajahan Jepang, Sawarna menjadi saksi bisu pembangunan jalur kereta api Saketi-Bayah. Banyak pekerja romusha yang meninggal saat proyek ini, sehingga jalur tersebut akhirnya ditinggalkan.

Namun, sejarah kelam ini tak mengurangi pesona Sawarna sebagai destinasi wisata yang kini semakin populer, khususnya bagi wisatawan dari Jakarta dan Jawa Barat.

Salah satu ikon utama Pantai Sawarna adalah Tanjung Layar, dua karang raksasa yang menyerupai layar perahu.

Menurut mitos yang beredar, karang ini adalah jelmaan dari layar perahu yang dibuat oleh Sangkuriang dalam legenda Sunda.

Kapal Sangkuriang sendiri dikisahkan menjadi Gunung Tangkuban Perahu, sementara layarnya ditendang ke selatan dan menjadi Tanjung Layar. Di sekitar Tanjung Layar, terdapat juga karang yang dipercaya sebagai jejak kaki Kabayan, tokoh legendaris dalam cerita rakyat Sunda.

Dibalik kisahnya, Pantai Sawarna menawarkan beberapa aktivitas alam untuk menambah keseruan seperti berenang, snorkeling, hingga surfing.

Pantai ini juga menjadi tempat ideal untuk berburu momen sunrise dan sunset yang menawan, atau sekadar menikmati keindahan alam sambil berfoto selfie.

Fasilitas di kawasan wisata Sawarna juga sudah cukup memadai untuk menunjang kenyamanan para pengunjung.

Sudah tersedia area parkir yang luas, toilet, restoran dan sentra kuliner, tempat ibadah, serta penginapan yang dilengkapi berbagai fasilitas bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan lebih lama di surga tersembunyi ini.

Untuk bisa menikmati keindahan Pantai Sawarna, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 5.000 per orang.

Biaya retribusi ini digunakan untuk pengelolaan dan pemeliharaan kawasan wisata. Pantai Sawarna buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pantai sawarna #surga tersembunyi #wisata banten #desa wisata sawarna #desa wisata #destinasi wisata #wisata alam