RADAR MALIOBORO - Kementreian Pariwisata merilis pernyataan membanggakan untuk Yogyakarta baik dari kuliner, wisata, maupun event yang diselenggarakan.
Dilansir dari unggahan @kemenpar.ri, Yogyakarta mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi sebagai 100 Best Food Cities in the World versi Taste Atlas pada Selasa (22/04).
Taste Atlas memiliki peringkat 100 teratas kota di dunia dengan makanan tradisional terbaik. Peringkat ini didapatkan melalui ulasan pengguna kemudian dipromosikan kekayaan kuliner lokal dari berbagai negara di dunia.
Dalam hal ini, Yogyakarta berhasil masuk dalam daftar dengan kuliner meliputi Gudeg, Sate kere, Sayur lodeh, Bakpia Pathok dan Tengkleng sebagai kuliner yang direkomendasikan oleh Taste Atlas.
Selain itu, Yogyakarta juga terpilih sebagai penerima penghargaan Best Tourism Villages versi UN Tourism.
Masih dari unggahan yang sama, dua Desa Wisata di Yogyakarta masuk dalam Best Tourism Villages oleh UN Tourism. Pertma, Desa Wisata Wukirsari, Kabupaten Bantul meraih penghargaan Best Tourism Villages tahun 2024, bersama dengan Desa Wisata Jatiluwih di Tabanan, Bali.
Kedua, Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul menerima penghargaan Best Tourism Villages tahun 2021, selepas bersaing dengan 44 desa wisata lainnya dari 32 negara yang ada di dunia.
Tak hanya itu, Yogyakarta juga menyabet penghargaan New Year's 2025: Celebrations Around the World oleh The New York Times juga 2025's Cheapest Destinations for Budget-Conscious Travelers versi Get Your Guide.
Membanggakan bukan? semoga kedepannya akan ada lebih banyak lagi penghargaan baik yang diakui secara nasional maupun internasional dan Yogyakarta dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia.
(Umi Jari Widayah)
Editor : Iwa Ikhwanudin