Setiap tanggal 17 Agustus, kita mengenang para pahlawan yang telah berjuang dengan pengorbanan luar biasa untuk memerdekakan Indonesia dari penjajahan.
Untuk menambah nuansa patriotisme di hari istimewa ini, menonton film-film bertema sejarah dan perjuangan bisa menjadi pilihan yang tepat. Berikut 7 film-film yang dapat kamu tonton saat hari kemerdekaan:
1. Soekarno (2013)
Film biografi ini menceritakan perjalanan hidup Ir. Soekarno, tokoh proklamator dan Presiden pertama Indonesia.
Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, film ini menyoroti kisah perjuangan Soekarno sejak masa kecil hingga ia berhasil memimpin Indonesia meraih kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Ario Bayu berhasil memerankan sosok Bung Karno dengan sangat apik, mulai dari masa mudanya yang penuh semangat hingga menjadi pemimpin bangsa.
Film ini akan membawa penonton kembali ke masa-masa perjuangan merebut kemerdekaan.
2. The East (2020)
‘The East’ atau De Oost adalah film Belanda yang menggambarkan sisi gelap kolonialisme di Indonesia pasca-Perang Dunia II.
Berlatar belakang perang kemerdekaan Indonesia, film ini mengikuti seorang tentara Belanda bernama Johan de Vries yang menghadapi dilema ketika menyaksikan kekejaman kolonial di bawah komando Jenderal Raymond Westerling.
Memberikan sudut pandang yang berbeda, film dengan visual yang memukau dan cerita yang mengharukan, ‘The East’ menyajikan gambaran perjuangan yang penuh tantangan namun tetap membara semangat nasionalismenya.
3. Kartini (2017)
Sosok Kartini tidak hanya dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita, tetapi juga memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, ‘Kartini’ mengisahkan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, terutama dalam hal pendidikan dan kesetaraan gender di era kolonial.
Film ini memperlihatkan perjuangan Kartini untuk membebaskan kaumnya dari belenggu kebodohan dan ketidakadilan. Semangat perjuangan Kartini sangat relevan untuk direnungkan saat Hari Kemerdekaan.
4. Merah Putih (2009)
Bagian pertama dari trilogi ‘Merah Putih,’ film ini menggambarkan kisah sekelompok kadet muda yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan penjajah Belanda pada tahun 1947.
Meskipun mereka datang dari latar belakang yang berbeda, namun bersatu dalam semangat cinta tanah air.
5. Bumi Manusia (2019)
Diadaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer, ‘Bumi Manusia’ adalah sebuah mahakarya sastra Indonesia yang diadaptasi menjadi film.
Film ini mengangkat kisah cinta Minke, seorang pemuda pribumi cerdas yang hidup di masa kolonial Belanda.
Minke jatuh cinta pada Annelies Mellema, seorang gadis Indo Belanda yang cantik namun terjebak dalam realitas sosial yang keras.
Kisah cinta mereka yang terhalang oleh perbedaan status sosial dan rasial menjadi benang merah dalam film ini.
6. Jendral Soedirman (2015)
Diangkat dari kisah nyata Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang memimpin gerilya melawan penjajah Belanda meskipun dalam kondisi sakit parah.
Jenderal Soedirman adalah simbol keteguhan hati dan keberanian dalam menghadapi ancaman terhadap kemerdekaan Indonesia.
Film ini mengisahkan berbagai taktik perang gerilya yang digunakan Soedirman untuk mempertahankan kemerdekaan, membuatnya menjadi tontonan yang menginspirasi di Hari Kemerdekaan.
7. Kadet 1947 (2021)
‘Kadet 1947’ adalah film perang yang bercerita tentang perjuangan para kadet Angkatan Udara Republik Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari serangan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan.
Film ini menggambarkan semangat juang generasi muda Indonesia yang berani mempertaruhkan nyawa demi melindungi kedaulatan negara.
Dengan visual yang modern dan cerita yang menarik, ‘Kadet 1947’ berhasil memikat penonton, terutama generasi muda.
Hari Kemerdekaan adalah momen istimewa untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan memperkuat semangat nasionalisme.
Dengan menonton film-film ini saat Hari Kemerdekaan akan membangkitkan rasa syukur dan kebanggaan terhadap bangsa, serta mengingatkan kita akan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kebebasan yang kita nikmati saat ini.
Penulis: Siska Andaniar Nadia Rahma
Editor : Bahana.