AS Serang Pulau Qeshm di Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu

RADAR MALIOBORO - Amerika Serikat kembali melancarkan serangannya terhadap sejumlah target di Iran.
Kali ini, Pulau Qeshm menjadi yang target bombardier, seperti yang disampaikan oleh pejabat AS pada Senin (2/11/2026) waktu setempat.
Pejabat yang tidak ingin disebut namanya tersebut menyebut operasi itu sebagai serangan defensif yang menargetkan “warga Iran yang menggunakan Surface-to-Air Missile (rudal darat ke udara” untuk menyerang asset militer AS.
Sementara itu, media Iran melaporkan adanya lima ledakan di Pulau Qeshm yang terletak di Selat Hormuz.
Beberapa jam sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump memberikan isyarat adanya kemajuan dalam proses negosiasi dengan Teheran.
Trump melalui platform sosial medianya, Truth Social mengatakan bahwa Iran menginginkan kesepakatan sesegera mungkin dan hal tersebut bisa saja terjadi.
Wakil Presiden JD Vance menyampaikan kepada wartawan bahwa ia dan Trump merasa optimis terhadap peluang tercapainya kesepakatan melalui negosiasi.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan bahwa pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat sedang berlangsung melalui para mediator.
Baca Juga: Pengetahuan Leluhur Aborigin Australia Jadi Kunci Konservasi, Lindungi Gurun Seluas Argentina
“Mengingat sensitivitas dan daruratnya situasi saat ini, konsultasi dan pembahasan berlangsung sangat intensif,” ujar Araghchi kepada media nasional (2/11/2026).
“Qatar dan Pakistan memainkan peran mediasi yang sangat aktif dalam negosiasi ini,” lanjut Araghchi.



